Take a fresh look at your lifestyle.

Pelaku Curanmor, Pukul dan Gigit Polisi

* Curi Sepeda Motor di Tempat Kos Tetangga

TEGAL – Aksi nekat dilakukan pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), saat akan ditangkap Unit Reskrim Polsek Tegal Timur Polres Tegal Kota, kemarin. Pelaku yang mencoba kabur, memukul dan menggigit polisi yang menangkapnya.

Kasus itu berawal ketika lima personel Unit Reskrim Polsek Tegal Timur, dipimpin Panit 2 Reskrim Aiptu Nuridin SH, dan personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Slerok Aiptu Sari Arum Budiyanto, mendatangi rumah tersangka curanmor, Djuliharjo (39). Di Jl Sukrosono RT 9 RW 2, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Tim Unit Reskrim Polsek Tegal Timur dan Bhabinkamtibmas Slerok, saat mendatangi rumah tersangka curanmor.

”Kami datang dengan cara baik-baik. Mengetuk pintu rumahnya dan didampingi personel Bhabinkamtibmas Slerok yang mengenal jelas lingkungan tempat tinggal tersangka. Tapi begitu pintu diketuk, tersangka berusaha kabur,” terang Aiptu Nuridin SH.

Lima personel reserse kriminal itu, yang sudah mengepung rumah tersangka, pun siaga. Tersangka kebingungan mencari cara untuk kabur. Saat tersangka sudah terdesak, bukan menyerah. Tapi justru bertindak nekat.

Sambil memaki-maki dengan kata-kata keras ke personel polisi yang mendatangi rumahnya, tersangka maju mencoba menerjang personel reskrim yang mengadangnya, dengan membawa potongan besi kecil sepanjang kurang dari satu meter.

Dalam kondisi seperti itu, tersangka sambil berlari berusaha kabur, mencoba memukulkan potongan besi ke ke arah salah seorang personel polisi yang akan menangkapnya. Tapi Bripka Arie Susilo dapat menghindari pukulan serabutan tersebut.

”Tapi pas tersangka Saya telikung tangannya, justru masih melawan. Kemudian secara refleks mencoba menggigit tangan salah seorang personel kami yang memegangi tangannya,” ucap Aiptu Nuridin SH.

Kasus Curanmor

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi melalui Kapolsek Tegal Timur Kompol Agus Endro Wibowo mengatakan, kasus curanmor itu, berawal dari korban pencurian, memarkir sepeda motor Yamaha Jupiter MX G-6199-YP, di depan kamar kosnya, sekitar pukul 22.00, Sabtu (11/4).

Korban kemudian tidur, dan bangun pagi sekitar 07.00, Minggu (12/4). Selanjutnya mengecek sepeda motornya yang diparkir di depan kamar kosnya, di ”Kos Tole”,Jl Sukosrono Gang IV RT 9 RW 2, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal.

Ternyata sepeda motor keluaran tahun 2005 itu, sudah raib tak berada di tempat parkir. Kejadian itu selanjutnya dilaporkan ke Mapolsek Tegal Timur.

Lebih dari sepekan, personel Unit Reskrim Polsek Tegal Timur yang mengembangkan penyelidikan atas laporan curanmor itu menemukan informasi penting.

”Jadi ada warga yang menginformasikan, jika sepeda motor Yamaha MX yang hilang, ternyata disembunyikan seseorang di dalam rumahnya di Jl Sukrosono, tak jauh dari lokasi pencurian,” terang Kompol Agus Endro Wibowo.

TERSANGKA TERGELETAK : Tersangka curanmor yang ditangkap tergeletak di tanah, dan sejumlah personel Unit Reskrim Polsek Tegal Timur, mencoba menghubungi mobil patroli untuk membawa tersangka dan membuat laporan kejadian via handphone.(Foto : smpantura.com/Riyono Toepra-red07)

Atas dasar informasi tersebut, kemudian Panit 2 Reskrim Aiptu Nuridin SH, bersama personelnya dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Slerok, mendatangi rumah tersangka. Intinya tersangka diminta menyerahkan diri, beserta barang bukti sepeda motor curiannya.

Tersangka yang diduga memiliki riwayat gangguan jiwa dan pernah dirawat di rumah sakit jiwa, bertindak nekat. Yakni, melawan personel reskrim, dan berusaha kabur dari upaya penangkapan tersebut.

Usaha tersangka untuk kabur sia-sia. Tersangka yang berseragam mirip anak SMA, akhirnya dapat dibekuk. Kedua tangannya kemudian diborgol, dan menjadi tontonan warga sebelum dibawa ke Mapolsek Tegal Timur.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA