Take a fresh look at your lifestyle.

Pandemi, Uji KIR Angkutdes Digratiskan

112

SLAWI – Pemkab Tegal kembali meluncurkan program relaksasi untuk pelaku usaha di sektor transportasi, yakni angkutan penumpang umum, baik yang beroperasi ditingkat desa maupun penghubung dalam kota maupun lintas perbatasan (kota/kabupaten). Biaya Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor atau KIR digratiskan sebagai upaya pemulihan ekonomi selama pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal, Akhmad Uwes Qoroni mengatakan, kebijakan itu mendasari Peraturan Bupati Tegal Nomor 88 Tahun 2020 Tentang Pembebasan Retribusi Pengujian Berkala Kendaraan Bermotor untuk Angkutan Pedesaan dan Perbatasan. Kebijakan itu dilakukan mulai 1 Maret 2021.

“Program ini hanya berlaku bagi angkutan umum pedesaan, angkutan umum perkotaan dan angkutan penumpang umum perbatasan yang ber-TNKB Kabupaten Tegal dan memiliki JBB sampai dengan 3.500 Kg dan memenuhi persyaratan lain,” katanya.

Persyaratan lain, lanjut dia, surat pengantar dari DPC Organda Kabupaten Tegal, Foto copy Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Fotocopy KTP Pemohon dan Nomor HP/WA, fotocopy Surat Keputusan Izin Trayek/ Kartu Pengawasan yang masih berlaku dan Sertifikat Registrasi Uji Tipe (SRUT) khusus kendaraan baru.

“DPC Organda Kabupaten Tegal untuk menerbitkan surat pengantar dengan waktu seminimal mungkin, sehingga tidak merugikan calon pemohon dan turut berperan aktif dalam mensosialisasikan program pembebasan biaya retribusi uji berkala kendaraan bermotor bagi angkutan umum,” bebernya.

Ditambahkan, kebijakan membebaskan pungutan Retribusi Uji Berkala bagi Angkutan Umum dinilai bisa meringankan beban bagi para pengusaha angkutan umum yang kehilangan banyak penumpang. Semoga dengan adanya kebijakan tersebut para pelaku usaha Angkutan Umum dapat bertahan dan berkelnjutan yang telah terdampak pandemi Covid 19,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA