Take a fresh look at your lifestyle.

Pagar Keliling Pabrik Dibongkar, Lahan Dikembalikan ke Desa

292

BREBES – Bangunan Pagar Keliling Pabrik Sepatu milik PT Sumber Masanda Jaya (SMJ) di Desa Bangsri, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, dibongkar, Rabu (25/9). Pembongkaran dilakukan PT SMJ sendiri, karena pagar keliling pabrik berada di atas tanah milik aset Desa Klampok, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes. Selain itu, pihak perusahaan juga menyerahkan kembali lahan milik aset desa yang masuk dalam area pabrik. Itu dilakukan sebagai bentuk komitmen PT SMJ untuk patuh terhadap aturan.

Proses pembongkaran bangunan pagar keliling dilakukan menggunakan sebuah alat berat. Pagar keliling dibongkar sepanjang sekitar 150 meter. Kegiatan itu disaksikan Kepala Desa (Kades) dan Perangkat Desa Klampok, serta perwakilan dari Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Brebes. Selain membongkar pagar, alat berat juga melakukan penggalian tanah untuk batas lahan yang baru. Sebelumnya, pihak pemerintahan desa (Pemdes) Klampok dan PT SMJ telah melakukan pengukuran ulang terhadap lahan tersebut.

Kepala Desa (Kades) Klampok N Fitriyani mengatakan, pembongkaran bangunan dilakukan lantaran ada lahan milik aset desa yang masuk ke area pabrik. Luas tanah yang masuk ke dalam area pabrik mencapai 177 meter persegi. Atas kondisi tersebut, pihaknya meminta agar tahan aset desa dikembalikan dan mendapat respon positif dari pihak perusahaan. “Saya dan perangkat desa hari ini menyaksikan pembongkaran, sekaligus menerima pengembalian tanah aset desa seluas 177 meter persegi dari PT SMJ. Kami memberikan apreasiasi atas etikat baik perusahaan ini,” ujarnya.

Dia mengaku, awal proses pengadaan lahan bagi pendirian pabrik itu pihaknya tidak tahu menahu. Sebab, saat itu dirinya belum menjabat sebagai Kades Klampok. Namun setelah ada masukan dan dicek bersama, ternyata ada sebagian tanah aset desa yang terbawa masuk ke pabrik. “Awalnya saya tidak tahu menahu. Secara kebetulan, lokasi tanah ini berbatasan langsung dengan Desa Bangsri, dan dari awal pengadaan pihak Desa Klampok tidak pernah dilibatkan,” terangnya.

Sekretaris Desa (Sekdes) Klampok, Slamet Kusyanto menambahkan, lahan yang masuk ke area pabrik itu merupakan tanah bengkok desa milik Kadus Kesejahteraan Masyarakat (Kesra). Sejak awal pengadaan lahan untuk pabrik, pihak Desa Klampok memang tidak dilibatkan sama sekali. Itu karena sebagian besar lahan yang digunakan untuk pendirian pabrik berada di wilayah Desa Bangsri. “Atas persoalan ini, kami mengajukan ke perusahaan dan saat ini lahan sudah dikembalikan. Kami juga berterimakasi atas etikat baik perusahaan ini,” sambungnya.

Perwakilan PT SMJ melalui Legal Perusahaan, Rizki Dwi Darmawan mengatakan, pihak perusahaan mengembalikan lahan karena setelah diukur ulang merupakan tanah milik Desa Klampok. Hal itu juga sebagai bentuk komitmen perusahaan yang patuh terhadap aturan. Kedepan diharapkan lahan yang dikembalikan bisa lebih bermanfaat bagi desa. Di sisi lain, pemerintah daerah juga adil dalam menerapkan aturan. “Hari ini kami kembalikan lahan desa yang masuk ke area pabrik, dan ini dilakukan atas inisiatif perusahaan kami sebagai bentuk taat terhadap aturan,” tandasnya.

Menurut dia, pihaknya kurang paham kenapa ada tanah aset desa masuk ke areal pabrik. Sebab, dalam proses pengadaan tanah yang dilaksanakan sudah sesuai prosedur dan aturan. Pembelian tanah untuk pendirian pabrik berdasarkan sertifikat yang ada “Kalau kami tahu ini tanah aset desa, tentu tidak akan kami ambil,” jelasnya.

Sementara Aktivis Pro Investasi Kabupaten Brebes, Muflih Ikhsan mengatakan, tindakan yang dilakukan PT SMJ bisa menjadi contoh para investor lain yang masuk ke Brebes. Pemkab juga diminta harus tegas menegakkan aturan. Ketika ada bangunan atau lahan yang menyalahi aturan, harus dibongkar. “Pro investasi tetap harus mematuhi aturan. Karena itu, Pemkab juga harus tegas menegakkan aturan. Kalau ada yang salah harus ditindak sesuai aturan. Sebab, kami mengindiskasikan ada pabrik yang belum memiliki IMB,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA