Take a fresh look at your lifestyle.

Orpeta : Jangan Benturkan Kami dengan Pedagang Pasar Alun-alun

179

TEGAL – Organisasi Pedagang Eks Pasar Poci (Orpeta) Kota Tegal menolak dipindahkan ke Pasar Alun-alun Kota Tegal. Kendati lokasi tersebut berdekatan dengan eks Taman Poci atau yang sekarang disebut Taman Pancasila, namun pedagang tidak mau dibenturkan dengan pedagang di Pasar Alun-alun.

“Kita menolak. Itu sama dengan mau benturkan kami dengan pedagang Pasar Alun-alun,” tegas Ketua Orpeta Kota Tegal, Edi Kurniawan saat dihubungi, Senin (3/2).

Ia menegaskan, jika Pemkot Tegal memaksakan pedagang Taman Pancasila untuk pindah di Pasar Alun-alun, maka pemilik kios akan marah. “Mereka yang memiliki kios yang akan diambil alih, pasti akan marah. Coba saja kalo mau liat pemilik kios marah,” tegasnya.

Dikatakan, Orpeta meminta untuk PKL Taman Pancasila dipindahkan di halaman PDAM Kota Tegal. Selain itu, juga ada opsi lainnya di halaman Gedung SCS atau Gedung Birao yang berada di sebelah utara Taman Pancasila.

“Kalau tidak di halaman PDAM, bisa dipindahkan di halaman Gedung SCS,” pintanya.

Sementara itu, Dinas Koperasi, UMK dan Perdagangan Kota Tegal melakukan pemetaan (maping) pedagang di Pasar Alun-alun Kota Tegal, Senin (3/2). Dari maping itu, diketahui ada sekitar 327 loos yang kosong tidak digunakan untuk berjualan. Direncanakan, loos yang kosong tersebut digunakan untuk tempat relokasi PKL Taman Pancasila yang tengah direvitalisasi.

Maping pedagang Pasar Alun-alun didampingi petugas dari PT KAI, dan dikawal oleh Satpol PP Kota Tegal. “Jumlah loos di Pasar Alun-alun sebanyak 602 loos. Dari jumlah itu, 275 loos kosong yang dimiliki sekitar 106 pedagang. Jadi, ada 1 pedagang yang memiliki 2 sampai 10 loos,” terang Plt Kepala Dinas Koperasi, UMK dan Perdagangan Kota Tegal,  Herlien Tjokrowati.

Sisanya 327 loos kosong, kata dia, direncanakan digunakan untuk menampung pedagang Taman Pancasila. Informasi dari Orpeta, pedagang Taman Pancasila sebanyak 120 orang. Untuk menindaklanjut hal tersebut, pihaknya akan mengundang para pedagang Pasar Alun-alun yang loosnya tidak ditempati untuk diserahkan ke Pemkot Tegal. Pasalnya, loos tersebut merupakan milik Pemkot Tegal.

“Kami akan melaporkan hasil ini ke Wali Kota Tegal. Setelah itu baru dilakukan pemanggilan pemilik loos yang tidak ditempati, dan relokasi pedagang Taman Pancasila,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA