Take a fresh look at your lifestyle.

Operasi Tangkap Tangan, PWI Minta Semua Pihak Introspeksi

199

PEMALANG – Operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Polres Pemalang mengamankan empat pelaku yang mengaku sebagai wartawan dengan dugaan pemerasan dan pengancaman terhadap Kepala Desa (Kades) baru-baru ini. Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pemalang, Saiful Bachri menanggapi kasus OTT tersebut mengatakan hal itu perlu menjadi instrospeksi bagi semua pihak.

Saiful Bachri
Saiful Bachri

“PWI Pemalang tentunya prihatin sebab wartawan ataupun siapapun yang mengaku berprofesi sebagai wartawan harus berpedoman pada Undang Undang No 40/1999 tentang Kemerdekaan Pers,”kata Saiful yang juga wartawan Suara Merdeka, Selasa (23/6).

Menurutnya wartawan juga harus tunduk pada aturan terkait kehidupan bermasyarakat, berserikat dan berkumpul seperti yang diamanatkan dalam UUD.
Sebab bagaimanapun masyarakat mempunyai kesetaraan hukum dan tidak kebal hukum. Adapun persoalan adanya oknum menurut dia hal itu di luar konteks.

Menurut Saiful dalam kasus ini tidak bisa digebyah uyah (pukul rata) bahwa semua wartawan seperti itu (memeras dan mengancam). Masih ada yang tetap menjalankan profesi secara profesional.

Untuk itulah, kepada semua instansi baik itu pemerintahan maupun swasta, perorangan maupun lembaga agar mengedepankan prosedur hukum dalam menjalankan segala bentuk kegiatan/ aktifitasnya. Dan jika menemukan adanya indikasi pemerasan apalagi dilakukan oleh seseorang maupun kelompok yang mengatasnamakan wartawan, segeralah melapor kepada pihak berwenang.

” Tidak perlu takut, karena profesi wartawan harus dijalankan sesuai perundang- undangan yang berlaku dan harus profesional serta proporsional tanpa intimidasi apalagi berbau pengancaman,”ujarya.

Menurutnya masih diperlukan adanya peningkatan pembinaan sumberdaya manusia untuk pengelola desa dari Pemerintah Daerah. Dengan demikian akan menutup peluang untuk terjadinya hal-hal yang menyimpang sebab sesuai pameo kejahatan terjadi karena adanya niat dan kesempatan.

Saiful mengajak untuk mengembalikan marwah profesionalisme jurnalistik wartawan sesuai dengan amanat undang-undang.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA