Take a fresh look at your lifestyle.

Ngeri, Belasan Remaja Tiga Geng Tawuran di Kota Tegal

157

* Empat Dibacok Celurit, Enam Diamankan
* Polisi Masih Buru Pelaku Lainnya

TEGAL – Aksi tawuran mengerikan, melibatkan belasan remaja usia 15 hingga 17 tahun dari tiga geng, masing-masing geng membawa aneka senjata tajam, terjadi di depan bekas bangunan pasar moderen ”Moro”, Jl Kapten Sudibyo, Kota Tegal, sekitar 02.00, Minggu (15/9).

Kengerian itu terlihat dari aksi kebrutalan tawuran para remaja, yang diduga adalah para pelajar dan remaja putus sekolah, yang terekam video berdurasi lebih dari satu menit, dan kini telah viral di berbagai media sosial.

”Beberapa remaja yang diduga sebagai pelakunya sudah kami amankan, satu sudah kami tetapkan sebagai tersangka. Tapi kemungkinan ada tersangka lainnya yang kini masih kami cari keberadaannya,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi MKes melalui Kasat Reskrim AKP Agus Budi Yuwono, didampingi Kanit 3 Sat Reskrim Iptu Bambang Waluyo, Minggu (15/9).

Tiga geng remaja yang diduga tawuran adalah, Geng Sekelompok Remaja Malam (SRM) bergabung dengan Geng Warbeh Yang, berjumlah sekitar 20 orang. Melawan Geng Big Family Famous (BFF), berjumlah sekitar 15 orang.

Akibat tawuran ketiga geng remaja itu, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, ada empat orang diduga terkena sabetan celurit. Tapi penyidik di Unit 3 Sat Reskrim Polres Tegal Kota, baru mengidentifikasi dua orang.

Menancap Paha

Dari dua korban luka yang teridentifikasi, satu korban dengan luka cukup mengerikan. Karena celuritnya masih menancap di paha kiri. Identitas korban luka adalah, Ibrahim Junior Toweli (16). Korban diduga remaja putus sekolah, warga Kelurahan Dampyak, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.

Identitas korban lainnya adalah Rafi Wildan (15). Dia terkena sabetan di bagian rusuk kanan. Tapi tidak parah. Karena korban menggunakan jaket cukup tebal, dan hanya membuat jaketnya robek, serta sedikit luka menggores di bagian kulit luar tubuhnya di bagian rusuk.

”Untuk korban terkena sabetan celurit di paha kiri, kini perawatannya dirujuk ke rumah sakit di Purwokerto. Karena bila celuritnya langsung dicabut, dikhawatirkan akan menimbulkan pendarahan hebat dan mempengaruhi kondisi kesehatan korban,” terang AKP Agus Budi Yuwono.

Penyidik di Unit 3 dan Tim Resmob Sat Reskrim Polres Tegal Kota didukung Tim Bajra, setelah mengamankan satu pelaku pada pagi hari, siang harinya kemudian dapat mengamankan lima remaja lagi yang diduga terlibat tawuran dan melakukan pembacokan.

Satu dari enam pelaku yang diamankan, identitasnya diketahui berinisial ADS alias Coro (17). Dia mengaku berstatus pelajar sebuah SMA swasta di Kota Tegal, warga Jl Merpati, Kelurahan Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal.

”Kami masih memburu pelaku lainnya yang diduga terlibat tawuran. Nanti dari keterangan saksi dan tersangka, akan diketahui siapa saja yang terlibat tawuran dan melakukan pembacokan. Juga akan diketahui motif atau latar belakang terjadinya tawuran ini,” tandas Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Agus Budi Yuwono SH MH.(Riyono Toepra-red07)

Berita Terkait : Kronologi Tawuran
Tersinggung Geberan Gas Sepeda Motor…

BERITA LAINNYA