Take a fresh look at your lifestyle.

New Normal, Fikri Faqih : Tegal Bisa Jadi Percontohan

110

TEGAL – Sebagai satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang menerapkan new normal Kota Tegal harus bisa jadi contoh dalam mewujudkan tatanan budaya baru bagi daerah lain, termasuk di sektor pendidikan.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI DR H Abdul Fikri Faqih mengatakan, Kota Tegal sudah bagus dalam menangani Covid-19. Tinggal bagaimana memastikan baik secara subtansi, agar dalam menerapkan new normal tetapi perilaku masih tetap normal, seperti tidak ada wabah.

Menurutnya, jika melihat kondisi kurva persebaran Covid-19 yang belum melandai, penerapan new normal di sekolah sebenarnya masih berisiko. Sebab, protokol keselamatan di sekolah berbeda dengan sektor umum lainnya.

“Tidak perlu tergesa-gesa, karena jika tanpa persiapan matang sekolah dibuka, ini sangat rentan. Prinsip baik dan benar harus benar-benar dijalankan,” ungkap Fikri Faqih dalam kesempatan jaring aspirasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Fikri menjelaskan, kurva positif melandai atau menurun yang dimaksud yakni tidak boleh menutupi data yang ada, sehingga masyarakat tetap mawas diri dan tetap prihatin dengan kondisi saat ini.

“Benar, kita mensikapinya dengan benar, apa yang harus dilakukan setelah Covid. Pencegahan seperti jaga jarak, pakai masker, dipastikan sampai ke satuan pendidikan yang paling kecil. Pemahaman dan kesadaran seperti ini harus dibangun bersama,” katanya.

Sementara, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, M Ismail Fahmi, mengatakan, secara prinsip pihaknya sudah menyiapkan skema masuk sekolah dengan mematuhi dengan keputusan Tim Gugud Covid-19.

Jika diputuskan boleh berangkat, persiapan yang sudah dilakukan adalah menyusun skenario masuk sekolah. Sedikitnya ada enam protokol kesehatan yang sudah disusun Disdikbud.

“Mulai dari protokol berangkat sekolah, sarana prasarana, kegiatan selama anak didik di sekolah, perjalanan dari rumah ke sekolah dan setelah melaksanakan pendidikan ke sekolah kembali ke rumah masing-masing,” terang Fahmi. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA