Take a fresh look at your lifestyle.

New Normal, Dewan Pendidikan Lakukan Pemberdayaan Komite Sekolah

128

KAJEN– Menyikapi era new normal dan melihat berbagai permasalahan pendidikan yang ada di Kabupaten Pekalongan, Dewan Pendidikan Kabupaten Pekalongan melakukan pemberdayaan terhadap komite sekolah. Hal tersebut dilakukan agar keselamatan peserta didik tetap utama tapi pembelajaran berlangsung dengan baik.

Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Pekalongan Siswoyo mengatakan, kegiatan pemberdayaan komite sekolah dan madrasah kali ini bertemakan Peran Komite Sekolah dan Madrasah pada era New Normal.

“Tujuannya adalah agar komite mengetahui dan menerapkan aturan sesuai ketentuan yang ada, kaitannya dengan era new normal. Dalam mengaplikasikan hal tersebut, komite bisa bekerjasama dengan pihak sekolah dan masyarakat agar permasalahan yang ada bisa terpecahkan,” katanya.

Karena peliknya permasalahan di era pendemi covid19 ini, kata dia, maka dibutuhkan kerjasama yang baik antar semua pihak dalam upaya tetap mendorong jalannya sektor pendidikan dari SD hingga SMK, namun tanpa mengesampingkan keselamatan peserta didik yang paling utama.

“Pendidikan juga tidak boleh ketinggalan. Komite harus berperan aktif mendukung pemerintah untuk mengantarkan anak didik aman tapi pembelajaran berlangsung dengan baik,” ucapnya.

Dikatakannya, kegiatan ini diikuti oleh 150 orang perwakilan komite se Kabupaten Pekalongan. Yang terbagi menjadi tiga sesi dalamtiga hari, dengan masing-masingnya diikuti 50 orang perwakilan dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kabupaten Pekalongan.

“Narasumber yang kami hadirkan dalam kesempatan kali ini adalah, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan, Kemenag Kabupaten Pekalongan dan dari Dewan Pendidikan Kabupaten Pekalongan sendiri,” tuturnya.

Adanya tindaklanjut dari kegiatan ini adalah pihaknya akan menghimpun saran dan masukan kepada pemerintah untuk membuat rekomendasi sesuai tugas dewan pendidikan yakni mendampingi, mediasi, mendukung dan mengawasi pelaksanaan dari sekolah-sekolah.

“Nanti usulan-usulan akan kami kirim ke pihak terkait. Untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sehingga pelaksanaan pembelajaran berjalan baik tanpa menyalahi aturan,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pekalongan Sumarwati mengatakan, saat ini Kabupaten Pekalongan sesuai data yang ada masih terpetakan sebagai zona orange. Sehingga untuk pelaksanaan kegiatan belajar mengajar masih dilakukan tidak di sekolah.

“Tidak dipungkiri banyak persoalan yang dihadapi di dunia pendidikan adanya dampak dari covid19 ini. Untuk penanganannya, dibutuhkan perak aktif semua pihak terutama orang tua dan komite agar peserta didik tetap mendapatan pengajaran sesuai materi-materi yang diberikan, dengan penyesuaian kerikulum darurat dari Kemendikbud,” katanya. (Siti Masithoh/red11)

BERITA LAINNYA