Take a fresh look at your lifestyle.

Nekat Beroperasi Saat PPKM, Tempat Karaoke di Brebes Disegel Petugas

80

BREBES – Sebuah tempat karaoke di Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, ditutup paksa dan disegel tim gabungan Gugus Tugas Covid-19 setempat. Ini dilakukan lantaran tempat hiburan itu nekat beroperasi saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan diluar waktu yang telah diatur.

Petugas gabungan dari Satpol PP, Polres Brebes dan Kodim Brebes, mendapati tempat hiburan tersebut masih beroperasi saat mereka menggelar operasi yustisi. Petugas sebelumnya juga telah melayangkan surat edaran terkait ketentuan PKM tersebut. Namun pengelola tempat karaoke masih tetap membandel, sehingga dikenai sanksi tegal.

“Sebelum kami segel, kami sudah peringatkan pemilik maupun pengelola agar jangan beroperasi dari waktu sudah ditentukan. Namun, hingga kemarin masih tetap buka, sehingga kami lakukan penyegelan,” tandas Kepala Satpol PP Kabupaten Brebes Supriyadi, didampingi Kabid Penegakkan Perda dan Ketertiban Umum Edy Hermawan, Selasa (2/2).

Dia menjelaskan, penyegelan dilakukan pihaknya saat melakukan razia, Senin malam (1/2). Itu untuk menindak lanjuti Surat Edaran (SE) Bupati Brebes Nomor 360/188/2021 tentang Perpanjangan Masa Berlaku Surat Edaran Bupati Brebes Nomor 360/044/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Brebes. Penyegelan juga dimaksudkan sebagai bentuk tindakan tegas bagi masyarakat, yang melanggar aturan PKM. Mengingat, PKM diperpanjang waktunya hingga 8 Februari 2021 mendatang.

“Tempat karoke yang kami segel ini dilarang beroperasi hingga 8 Februari mendatang. Pemilik karoke juga dilarang untuk membuka segelnya,” tegas dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain menyegel sebuah tempat hiburan, dalam razia itu petugas juga membubarkan kegiatan kerumunan masyarakat. Termasuk, merazia sebuah warung pinggir jalan, yang kedapatan menjual minuman keras di Kecamatan Kersana. Kasus itu kemudian ditindaklanjuti Polres Brebes untuk di proses hukum.

“Selain menyegel sebuah tempat karoake, kami juga menutup beberapa karoke dan cafe lainnya yang hingga malam hari masih beroperasi. Kami juga menjatuhkan sanksi kepada belasan warga yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA