Take a fresh look at your lifestyle.

Negatif, Hasil Swab Antigen 8 Anggota Keluarga TKI Penyintas Covid B117

- Dinkes Perluas Upaya Tracking

125

BREBES – Swab antigen dari tracking Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, terhadap 8 anggota keluarga TKI berinisial A di Kecamatan Ketanggungan, hasilnya negatif. Mereka di swab antigen karena diduga telah kontak erat dengan TKI A yang sebelumnya dinyatakan positif virus korona varian baru atau virus korana Inggris yang dikenal B117.

Meski hasilnya negarif, 8 orang ini kini masih menjalani isolasi mandiri ketat di bawah pemantauan tim gugus tugas penganggulangan Covid-19 setempat. Sementara, Jumat (5/3), Dinkes Kabupaten Brebes memperluas upaya tracking terhadap keluarga atau warga yang diduga pernah kontak erat.”Dari 8 orang anggota keluarga TKI bernisial A asal Ketanggungan, Brebes yang telah kami lakukan swab antigen, hasilnya negatif semua. Mereka juga sudah diambil spesimennya, dan telah kami kirim ke Batlibangkes. Untuk hasil spesimen ini, kami masih menunggu,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Brebes, dr Sartono, Jumat (5/3).

Sambil menunggu hasil spesimen keluar dari Batlibangkes, kata dia, kedelapan anggota kelurga TKI A tersebut saat ini tengah mengalami isolasi mandiri secara ketat. Termasuk, terhadap TKI A yang saat ini berada di rumah orang tuanya di Ketanggungan, Brebes. Isolasi mandiri ketat dilakukan melalui Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro. Dalam pelaksanaannya, semua instansi terkait dilibatkan sesuai tugasnya masing-masing, mulai dari Pemerintahan Desa, TNI, Polri, Dinkes hingga Dinas Sosial. Untuk kebutuhan logistik misalnya, pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas sosial. “Meski hasil swab antigen negatif, kami tetap berlakukan isolasi mandiri ketat kepada semua orang yang kontak erat, termasuk kepada TKI A. Ini kami lakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan spesimen dari Batlibangkes keluar,” terangnya.

Menurut dia, upaya tracking juga pihaknya perluas. Sebab, TKI A saat pulang ke Brebes, sempat melaksanakan pernikahan anaknya. Sehingga, semua keluarga atau warga yang sempat kontak akan dilakukan pemeriksaan, termasuk di swab antigen. “Hari ini, petugas kami sudah berada di lokasi untuk melakukan tracking lanjutan. Selain mengambil spesimen, mereka yang di tracking juga di swab antigen. Tracking hari ini (kemarin-red), kami fokus terhadap orang yang pernah kotak dengan 8 anggota keluarga TKI A. Ini sebagai kewaspadaan lebih lanjut,” jelasnya.

Dia menambahkan, terjadinya mutasi virus itu merupakan hal yang wajar. Sebab, setiap virus pasti akan mutasi, dan manusia harus beradaptasi. Hal itu bagian dari keseimbangan alam. Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat di Brebes untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5 M. “Yang jelas, waspada harus, tetapi panik jangan, karena pada prinsipnya virus pasti akan mutasi, dan kita sebagai manusia harus beradaptasi,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA