Take a fresh look at your lifestyle.

Naskah Drama Seniman Tegal Dijadikan Bagian Mata Kuliah di UMUS

191
  • Karya Lanang Setiawan

BREBES – Setelah Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Pancasakti Tegal (UPS) menjadikan buku-buku kumpulan puisi tegalan karya Lanang Setiawan sebagai salah satu bahan ajar, kini salah satu Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, menjadikan buku “3 Lakon Drama Tegalan” karya Lanang Setiawan, sebagai bagian mata kuliah apresiasi dan kajian drama berbasis Kebudayaan Brebes bagi mahasiswanya.

Drs Ghufroni, M.Pd, Dosen PBSI UMUS Brebes mengatakan, pihaknya sudah secara langsung meminta izin penelitian menggunakan buku kumpulan naskah drama berbahasa tegalan karya Lanang Setiawan, Selala (16/7) lalu. Ia tertarik melakukan penelitian senyampang untuk pembuatan buku mata kuliah. “Kebetulan saya lagi menyusun buku apresiasi dan kajian drama untuk mahasiswa, jadi saya memerlukan buku naskah drama karya mas Lanang,” ujar Ghufroni, Jumat (19/7).

Dia mengaku, mendapatkan buku karya Lanang Setiawan itu atas referensi penyair Apito Lahire. “Dari penyair Apito Lahire, saya akhirnya menemukan buku yang saya cari ini,” tuturnya.

Menurutnya, 3 naskah drama karya Lanang Setiawan bakal dijadikan bahan penyusunan buku mata kuliah. Yakni, lakon berjudul Surti Gandrung, Geger Panawijen, dan Boewen. Buku karya Lanang dipilih karena penulis naskah drama yang sudah dibukukan dan unikmnya menggunakan bahasa tegalan. “Satu-satunya penulis naskah drama Tegalan di daerah Tegal, Brebes dan Pemalang cuma mas Lanang Setiawan”.

Sementara , Penulis 3 Lakon Drama Tegalan, Lanang Setiawan sangat mengapresiasi terhadap niat dari dosen UMUS Brebes itu. Adanya penelitian ini, diharapkan juga bisa ikut mengembangkan karya sastra di pantura Tegal. “Tentu ini sebuah langkah yang sangat mengembirakan dan saya sangat mendukungnya,” kata Lanang.

(Setiawan/ red38)

BERITA LAINNYA