Take a fresh look at your lifestyle.

MRI ACT Tegal Cegah Penyebaran Corona Dengan Aksi Pembagian Masker

152

TEGAL – Hari Minggu 12/4 bertempat di tiga lokasi berbeda tim dari MRI ACT Tegal bersinergi dengan pengemudi ojek online Gomesty (Gojek mejasem community) melakukan aksi pembagian masker kain gratis kepada masyarakat umum, khususnya kepada para pencari nahkah yang harus keluar rumah. sesuai anjuran pemerintah yaitu harus mengurangi aktifitas diluar tetapi apabila memang harus keluar rumah diwajibkan memakai masker.

Tiga tempat yang menjadi lokasi pembagian adalah Pasar Pagi, Pasar Langon dan Pasar Mejasem. Untuk menghindari timbulnya kerumunan warga maka tim menempuh cara dengan turun langsung ke beberapa lokasi yang dianggap banyak masyarakat yang berkumpul, salah satunya adalah pasar. Sambil mengedukasi tentang pemakaian masker tim juga membagikan masker yang terbuat dari kain kepada para penjual di pasar, pengunjung pasar, tukang becak yang disekitar pasar, tukang parkir dan juga kepada para pengemudi ojek online yang sedang menunggu penumpang.

Heri, salah satu tukang parkir yang menerima masker menyampaikan terima kasih atas pembagian ini. “Terima kasih nanti akan saya pakai biar terhindar dari penyakit,” ujarnya sambil tersenyum.

Kali ini sebanyak 500 buah masker habis dibagikan kepada para masyarakat. Siswartono Kepala Cabang Tegal menambahkan bahwa setelah ini akan ada lagi aksi serupa. “ Insyaa Allah dalam waktu dekat ini ACT Tegal akan melakukan aksi pembagian masker kembali bersamaan dengan aksi Operasi Makan Gratis yang mana aksi ini berlangsung selama 10 hari.”

Adanya pandemi corona ini hampir semua aspek kehidupan masyarakat mengalami gangguan, salah satunya adalah dari sisi ekonomi. Dan untuk masyarakat prasejahtera tentu akan sangat terasa sekali perbedaannya dari sebelum dan sesudah adanya virus corona ini.

Untuk itu hadirlah program ini dengan tujuan membantu meringankan beban masyarakat. Operasi Makan Gratis (OMG) ini adalah salah satu bentuk kepedulian lembaga kepada masyarakat yang merasakan khususnya masyarakat pra sejahtera. Dalam implementasi ini nantinya akan ada seleksi sehingga akan benar-benar tepat sasaran, imbuhnya. (Wawan Hoed/Red1)

BERITA LAINNYA