Take a fresh look at your lifestyle.

Misi Persip Pekalongan Tercapai

163

PEKALONGAN – Di akhir babak penyisihan grup 2 Liga 3 Jawa Tengah, Persip Pekalongan akhirnya bisa mencapai misinya. Saat menjamu Persipa Pati di Stadion Hoegeng, kemarin sore, tim Laskar Kalong bisa memenangkannya dengan skor 2-1. Dengan demikian, kesebalasan kebanggaan masyarakat Kota Batik tak pernah kalah satu kalipun di delapan pertandingan.
Laga tersebut sebenarnya tidak berpengaruh bagi tuan rumah karena sudah memastikan lolos ke babak delapan besar. Namun, anak asuhan Lukas Tumbuan ini punya misi agar bisa menyapu bersih semua nilai yang dijalainya selama penyisihan Liga 3 Jawa Tengah. Sebaliknya. Persipa Pati harus bisa memetik nilai penuh jika ingin lolos ke babak delapan besar.
Sebab saat bertanding baru mengemas nilai 9, sedangkan saingannya Persibas Banyumas mendapatan nilai 7. Tidak heran apabila saat duel terakhirnya, anak-anak Persipa Pati bermain sangat ngotot. Bahkan di awal-awal babak pertama sempat merepotkan barisan belakang yang digalang Charles.
Laga pun berjalan sangat alot lantaran tuan rumah yang didukung ribuan penonton setianya beberapa kali membuat jantung kubu tim lawan deg-degan. Tapi sampai turun minum, kedudukan tetap kacamata karena masing-masing tim belum bisa menjebol gawang lawannya. Di babak kedua, pasukan Pati kembali berinisiatif main menekan, namun lini pertahanan Persip Pekalongan masih tangguh.
Menit ke-50, gelandang serang tuan rumah, Edi Regiansyah membuah kejutan bagi penggemarnya. Saat tendangan penjuru, dia menyambut si kulit bundar dengan kaki kanannya dan menggetarkan jala lawan. Stadion Hoegeng yang berkapasitas sekitar 16 ribu orang pun bergemuruh karena sorakan para penonton.
Keunggulan ini tak berjalan begitu lama karena pemain Persipa Pati, Akhsay Rusmanto mampu menyamakan kedudukan. Pemain ini memanfaatkan kelengahan l,ini belakang lalu agak mengocek bola melakukan tendangan keras ke gawang yang dijaga Bili. Gol itu satu-satunya yang dialami penjaga gawang Persip Pekalongan selama delapan kali pertandingan.
Tuan rumah kembali membuat geger pendukungan setelah Rozikin menambah keunggulan bagi timnya. Pemain nomor punggung 11 ini setelah melewati pemain lawan langsung melakukan tendangan keras ke gawang. Kiper Persipa Pati sangat terkejut dengan tendangan itu karena pandangan terhalang banyak pemain sehingga untuk kali kedua harus memungut bola dari gawangnya sendiri.
Skor ini bertahan hingga pertandingan berakhir sehingga Persip Pekalongan memenuhi ambisi untuk menjaga kemenangan dalam perhelatan di Liga 3 Jawa Tengah.
Lukas Tumbuan didampingi asistennya Ababil, usia laga mengaku sangat gembira dengan hasil yang dicapai anak asuhannya. Walau begitu, dia selalu mewanti-wanti agar Nur Coyo dan kawan-kawan tidak terlalu sombong. Mereka memang menang, namun masih banyak celah maupun kesalahan yang secepatnya dibenahi.
”Babak delapan besar lawan-lawan kita semakin bagus makanya jangan terlalu lama bergembira karena perjalanan masih jauh,” tegasnya.

(Moch Achid Nugroho/red2)

BERITA LAINNYA