Take a fresh look at your lifestyle.

Mesin Terlepas, Pilot Paramotor Mendarat Darurat di Pohon

210

TEGAL – Sebuah insiden kecil menimpa seorang pilot paramotor, Rifki Abdullah saat melakukan penerbangan di Kota Tegal, Minggu (5/4) pagi. Mesin paramotornya terlepas, sehingga mengharuskan melakukan pendaratan darurat.

“Saya terbang sekitar pukul 07.30 WIB dari Kampung Tirang. Seperti hari sebelumnya, saya bagikan leaflet tentang pencegahan Covid-19,” kata Rifki saat ditemui di Studion Yos Sudarso.

Selang beberapa menit melakukan penerbangan di atas Kelurahan Kraton, mesin paramotor mendadak terlepas. Upaya pengendalian yang dilakukan tak membuahkan hasil, sehingga mesin jatuh ke sebuah atap beton.

Sementara Rifki, masih bisa memanfaatkan parasut untuk kemudian melakukan pendaratan darurat. Arah angin membawa parasut Rifki menuju ke utara atau tepatnya Jalan Kapten Ismail.

“Begitu terlepas dari mesin, saya masih bisa gunakan parasut. Saat terbawa angin dan melihat daerah sekitar, saya pilih sebuah pohon di Jalan Kapten Ismail untuk melakukan pendaratan darurat,” imbuh Rifki.

Beruntung, pendaratan tersebut berhasil sehingga Rifki terselamatkan dari insiden tersebut. Sementara, mesin paramotor yang menimpa atap beton telah dievakuasi.

Rifki mengaku, insiden tersebut terjadi di luar kendalinya. Ihwal persiapan, segala bentuk pengecekan telah dilakukan. Termasuk Surat Izin Terbang (SIT) yang telah dikantonginya dari Jenderal Besar Sudirman (JBS).

“Saya dan tim sudah mempersiapkan penerbangan dengan matang. Tetapi yang terjadi ini di luar kuasa kami,” pungkasnya. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA