Take a fresh look at your lifestyle.

Meriahkan Natal, Tokoh Lintas Agama se-Pekalongan Tampilkan Drama Musikal

159
  • Natal Bersama Umat Kristiani se-Kota Pekalongan

PEKALONGAN – Ratusan umat Kristen dan umat Katolik, serta tokoh lintas agama di Kota Pekalongan, berbaur menjadi satu dalam kegiatan Perayaan Natal Bersama yang digelar di Gedung PIBB, Selasa (7/1) malam. Berbagai penampilan kesenian dihadirkan untuk memeriahkan perayaan yang diikuti umat, pastur, pendeta hingga romo dari 21 gereja di Kota Batik tersebut.

Yang paling istimewa adalah penampilan drama musikal yang di dalamnya melibatkan tokoh lintas agama. Mulai dari tokoh Kristen dan Katolik, kemudian tokoh Islam, Konghucu, Hindu, serta diikuti juga oleh sejumlah komunitas seperti Komunitas Sapulidi, Komunitas Biji dan organisasi mahasiswa PMII. Kolaborasi para tokoh lintas agama tersebut memainkan drama yang membahas tentang Kali Loji atau Kali Kupang.

“Kami mengambil tema itu supaya kita semua ini baik dari umat Kristen atau seluruh umat lainnya agar saling peduli akan lingkungan sekitar. Semakin sadar bahwa ada lingkungan yang harus dibenahi bersama-sama,” kata Ketua Panitia Kegiatan, Edhi Johanes Hartono.

Peringatan natal bersama kali ini mengambil tema ‘Hiduplah sebagai Sahabat Bagi Semua Orang’. Menurut Edhi, tema tersebut berarti bahwa jika umat Kristiani menjalankan perintha Tuhan, mau taat dan setia melakukan serta menghidupi perintah tuhan maka mereka akan menjadi sahabat Allah dan bisa menjadi berkat bagi orang lain dan lingkungan sekitar.

Pihaknya berharap melalui peringatan natal bersama kali ini seluruh gereja di Kota Pekalongan dapat bersatu sehingga kemuliaan Tuhan akan nyata dirasakan terhadap gereja-Nya dan terhadap Kota Pekalongan. “Melalui momentum kali ini kami juga mengajak untuk membangun toleransi bersama umat beragama sehingga dapat menciptakan suasana yang damai dan sejahtera di Kota Pekalongan,” katanya.

Dalam peringatan natal bersama, juga hadir Wali Kota Pekalongan, M Saelany Machfudz dan Wakil Wali Kota Pekalongan, A Afzan Arslan Djunaid. Dalam sambutannya, Wali Kota berharap agar perayaan natal bersama mampu membawa kebahagiaan dan kedamaian bagi segenap umat Kristiani serta masyarakat umum.

Wali Kota menyatakan bahwa pemilihan lokasi perayaan natal yakni di kawasan Jetayu merupakan langkah yang tepat. Karena selain sebagai kawasan wisata dan kawasan heritage, Jetayu juga telah ditetapkan sebagai kawasan Bhineka Tunggal Ika. “Karena disinilah ada berbagai tempat ibadah mulai masjid, gereja baik Kristen, Katolik hingga Protestan, bahkan vihara dan tempat ibadah lainnya. Ini satu kekayaan yang luar biasa bagi Kota Pekalongan,” kata Wali Kota.

Untuk itu dia berharap agar seluruh elemen masyarakat dapat turut mempromosikan kawasan tersebut sebagai destinasi yang wajib dikunjungi. “Selain tempat ibadah, di sini ada perbankan, pasar, bahkan penjara pun ada. Ini kawasan yang luar biasa dan mudah-mudahan ke depan semakin baik karena in imasih kami tata, kami bangun tempat kuliner juga. Ke depan, kita harus menata bersama Kota Pekalongan yang kita cintai ini,” pesannya.(Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA