Take a fresh look at your lifestyle.

Menjelang Musim Hujan, BPBD Edukasi Penanganan Bencana

48

SLAWI,smpantura.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal menggelar Sosialisasi Komunikasi Informasi dan Edukasi Desa Rawan Bencana  di Gedung Serba Guna Kecamatan Dukuhturi, Rabu (13/10). Selain itu, juga dijelaskan soal penanganan bencana di masa pandemi Covid-19.

Camat Dukuhturi, Mukhtarom SIP mengatakan, di wilayahnya ada 5 desa yang rawan bencana, Sidakaton, Pagongan, Sidapurna, Kupu dan Kademangaran. Bencana di desa tersebut yakni banjir yang kerap melanda saat musim hujan. Dengan sosialisasi tersebut diharapkan ada komunikasi yang baik, sehingga tidak saling tunjuk saat terjadi bencana.

“Semoga ilmu yang diperoleh dari sosialisasi ini bisa diterapkan di masyarakat saat terjadi bencana,” katanya.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Tegal, Djuliono Ssos menjelaskan, penguatan peran serta hak masyarakat dalam penanggulangan bencana sangat diperlukan, diantaranya perlindungan sosialisasi rasa aman, berperan serta dalam bencana, operasi dan mendapatkan tuntutan pelayanan kesehatan. Sedangkan kewajiban masyarakat dalam upaya bencana alam, yakni menjaga kehidupan masyarakat yang harmonis, memelihara  kesinambungan, keserasian, keselarasan dan kelestarian lingkungan hidup.

“Masyarakat juga berperan serta dalam memberikan informasi yang benar kepada publik tentang penanggulangan bencana,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD  Kabupaten Tegal Jaenal Dasmin memberikan penjelasan tentang penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam situasi pandemi Covid-19 di Kabupaten Tegal. Dijelaskan ada tiga macam bencana alam, yakni bencana alam, bencana sosial dan  bencana non alam. Sedang Bencana non alam, yaitu yang diakibatkan oleh peristiwa atau non alam antara lain berupa gagal teknologi, gagal mordenisasi, epidemi  dan wabah penyakit. (Red-T05)

BERITA LAINNYA