Take a fresh look at your lifestyle.

MENJAMBRET, DUA REMAJA NYARIS DIMASSA

125

 

PEKALONGAN – Dua pelaku jambret ponsel yang beraksi di Pantaisari Kecamatan Pekalongan Utara Kota Pekalongan, nyaris menjadi bulan-bulanan massa setelah aksinya dipergoki. Tersangka yakni Sugeng Prayitno (20) dan Aa (17), keduanya warga Kelurahan Bandengan Kecamatan Pekalongan Utara. Beruntung aksi massa tidak berlangsung lama, setelah petugas Unit Reskrim Polsek Pekalongan Utara Polres Pekalongan Kota, tiba di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga berhasil mengamankan tersangka. Korbannya sendiri, Eka Setyawati (17) warga Kelurahan Panjang Baru Kecamatan Pekalongan Utara.

Keterangan yang dihimpun, aksi penjambretan terjadi berawal ketika korban sedang mainan ponsel dan duduk santai di tepi pantai, Minggu (15/9) malam. Melihat hal demikian, dua pelaku yang mengendarai motor mendekati korban, dan langsung menjambret ponsel milik korban dimaksud. Usai beraksi, pelaku tancap gas dan berusaha kabur. Namun karena korban mengejar sambil berteriak minta tolong, sehingga kedua tersangka berhasil dihadang warga dan sempat dihadiahi bogem mentah. Korban pun berhasil ditangkap, sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas Unit Reskrim Polsek Pekalongan Utara Polres Pekalongan Kota.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Ferry Sandy Sitepu, dalam konferensi pers, Selasa (17/9) mengatakan kedua tersangka sebelum melakukan aksinya diketahui terlebih dahulu mengkonsumsi minuman keras. Kemudian mereka melihat korban yang sedang bermain ponsel bersama pacarnya, muncul niat kedua tersangka untuk merampasnya, dimana saat itu hari sudah mulai gelap sekitar pukul 18.30 Wib. “Tersangka Sugeng menyuruh temannya, untuk menepuk pundak korban, ketika korban menengok itulah sugeng merampas ponselnya. Setelah itu, keduanya kabur dengan sepeda motor matik nopol G-6149-RH menuju arah Pantaisari,” terang kapolres.

Dalam kasus tersebut, berhasil diamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu ponsel milik korban dengan kisaran harga Rp 1,8 juta, satu helm, dan satu jaket. “Kedua tersangka dijerat Pasal 363 tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana maksimal tujuh tahun penjara,” imbuhnya. Sementara, tersangka Sugeng menuturkan ketika mau pulang ke rumahnya, melihat korban sedang bermain ponsel. Saat itulah langsung muncul niat ingin mengambilnya. Dia mengaku aksi penjambretan ini merupakan tindak kejahatan yang pertama kali dilakukan. “Rencananya kalau berhasil, uangnya mau buat jajan,” tutur Sugeng yang tiap hari berprofesi sebagai nelayan itu. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA