Take a fresh look at your lifestyle.

Melihat Perkembangan Perpustakaan Wisanggeni SMK 2 Tegal di Era Digital

150

 

TEGAL-Di tengah maraknya perkembangan teknologi informasi, jika dikelola dengan profesional justru fungsi perpustakaan sekolah akan semakin maju dan optimal.

Banyak cara yang bisa diambil pengelola perpustakaan agar makin diminati, salah satunya dengan memanfaatkan kecanggihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

Di SMK 2 Tegal, pepustakaan yang diberi nama Perpustakaan Wisanggeni, berubah menjadi co-working space atau memiliki ruang bersama dengan TIK agar semakin diminati pelajar dan masyarakat umum saat ini.

“Perpustakaan Wisanggeni ini berbasis literasi digitalisasi dan berbasis kearifan lokal budaya,” kata Kepala Perpustakaan Wisanggeni SMK 2 Tegal, Yusqon, Kamis (31/10).

Yusqon mengemukakan, perpustakaan itu memang tak hanya diperuntukan bagi pelajar, namun masyarakat umum. Warga diperbolehkan mengakses baik buku fisik maupun digital.

Menurut Yusqon, sejak diresmikan di tahun 2017 oleh Kepala Bidang Pengembangan Perpustakaan Sekolah dan Perguruan Tinggi Perpusnas RI, Nurcahyo, ruangan perpustakaan terus bertransformasi agar lebih menyenangkan.

Termasuk para pelajar yang turut diajak untuk menghiasi ruangan perpustakaan agar lebih menarik dan nyaman. “Untuk mendaftar juga melalui komputer. Jadi kita manfaatkan kecanggihan teknologi,” kata Yusqon.

Sementara untuk membuat perpustakaan terus hidup, kata Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Kota Tegal ini, para pengunjung juga diajak untuk belajar menulis menghasilkan sebuah karya.

“Anak-anak perlu dirangsang untuk bisa mengelompokan karya. Misalnya mengkliping koran, mulai dari membaca judul, tema, dan harus mengerti isi. Mereka juga kita ajari menulis untuk nantinya disimpan di perpustakaan ini,” kata Yusqon. (enn/red4)

 

BERITA LAINNYA