Take a fresh look at your lifestyle.

Masyarakat Miskin Penerima PKH di Brebes Berkurang 14.570 KPM

161

BREBES – Pemutakhiran yang terus dilakukan oleh Pendamping Sosial PKH kepada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) selama satu semester di tahun 2019 kembali berhasil mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Brebes.

Tercatat, sejak Januari hingga Juni 2019, sebanyak 727 KPM PKH terentaskan dari kemiskinan. Sedangkan sebanyak 13.849 KPM PKH tidak lagi menjadi penerima manfaat karena tidak memiliki kategori dalam program tersebut.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Brebes, Drs. Khambali, MH melalui Kepala Bidang Bantuan Sosial dan Penanggulangan Bencana, Evaroni Aflahah, MPd mengatakan, pemutakhiran dilakukan para Pendamping PKH untuk mengetahui kondisi status para KPM, baik kategori yang dimiliki maupun kondisi ekonomi para KPM PKH.

“Selama Januari sampai Juni 2019 ini KPM PKH di Kabupaten Brebes berkurang sebanyak 14.570 KPM PKH. Dengan rincian 727 KPM PKH karena mampu, sedangkan 13.849 orang non kategori,” ungkapnya

Dijelaskan dia,, salah satu tugas pokok para pendamping PKH adalah melakukan pemutakhiran data KPM PKH. Selain itu, mereka juga melakukan verifikasi kepada kewajiban KPM PKH, baik di fasilitas pendidikan maupun fasilitas kesehatannya. Karena para penerima bantuan PKH juga memliki kewajiban yang harus dipenuhi, seperti anak sekolahnya harus rajin mengikuti kegiatan belajar atau tidak boleh bolos sekolah. Ibu hamil harus memeriksakan kehamilannya minimal 4 kali selama masa kehamilan di bidan atau fasilitas kesehatan pemerintah dan anak balitanya harus menerima imunisasi lengkap.

“Jika ada KPM PKH tidak memenuhi kewajibannya, maka bantuannya bisa ditangguhkan. Bahkan, bisa juga dicabut. Karena tujuan Pemerintah adalah memutus atau mengurangi angka kemiskinan melalui Kesehatan dan Pendidikan, serta merubah pola hidup masyarakat miskin melalui kegiatan Family Development System (FDS) atau Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) sehingga bisa terentas dari kemiskinannya,” pungks dia.

(Setiawan/red2)

BERITA LAINNYA