Take a fresh look at your lifestyle.

Margasari Trade Center Bakal Jadi Pusat Perekonomian Baru

240

MARGASARI – Kehadiran Margasari Trade Center yang berlokasi di depan Pasar Margasari, Kabupaten Tegal bakal menjadi pusat perekonomian baru di wilayah tersebut. Pusat perdagangan dan UKM itu, hasil kerjasama investor CV Bidha Karya dengan Perhutani KPH Balapulang. Margasari Trade Center juga sejalan dengan Visi Misi Bupati Tegal dalam pengembangan UKM di Kabupaten Tegal.

Direktur Manager Pemasaran dan Pengelolaan Margasari Trade Center, Rizki Arzia Ramadhani mengatakan, lahan milik Perhutani seluas sekitar 1 haktere itu, tidak produktif. Pihaknya memanfaatkan peluang itu agar bernilai ekonomis. Dari tanah seluas tersebut, CV Bidha Karya membangun sekitar 150 kios yang terbagi menjadi 3 blok. Untuk kios blok A sebanyak 27 unit telah habis dipesan dan untuk blok B dan C sebagian juga sudah dipesan para pedagang dan UKM.

“Kami juga akan membangun fasilitas umum lainnya, seperti masjid, jalan, saluran air, taman bermain, parkiran luas, sistem keamanan 24 jam, dan bebas banjir,” papar Rizki.

Lebih lanjut dikatakan, pembangunan pusat perdagangan dan UKM itu telah dimulai sejak November 2020 dan ditargetkan selesai pada Juni 2021. Masalah perizinan dari Pemkab Tegal dan Perhutani sudah lengkap. Bahkan, pembangunan itu sejalan dengan visi misi Bupati Tegal dalam menggerakan ekonomi masyarakat.

“Kami juga sudah sepakat dengan pihak desa bahwa drainase akan dibangun CV Bidha Karya, sedangkan pengaspalan jalan akan dilakukan pihak Desa Margasari,” ujarnya.

Yunior Manager Bisnis KPH Balapulang, Budi Yuwono membenarkan kerjasama dengan CV Bidha Karya. Upaya itu dilakukan untuk memaksimalkan aset yang dimiliki Perhutani. Masa operasional investasi sekitar 20 tahun dengan perpanjangan izin dilakukan dua tahun sekali. Pihaknya juga akan melakukan evaluasi kerjasama itu dalam waktu setahun sekali.

“Setelah 20 tahun, aset akan diserahkan ke Perhutani. Nantinya bisa diperpanjang kembali dengan investor yang sama atau investor lainnya,” bebernya.

Kepala Desa Margasari, Eko Riyanto sangat mendukung upaya investor tersebut dalam mengembangkan ekonomi masyarakat. Pihaknya juga telah sepekat untuk pengaspalan jalan di belakang Margasari Trade Center.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan pusat perdagangan dan UKM itu untuk mengembangkan potensi di setiap wilayah,” harapnya.

Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Sugono Adinagoro juga sangat apresiasi dengan hadirnya Margasari Trade Center. Pihaknya berharap investor lebih mengutamakan UKM, sehingga produk-produk lokal bisa terangkat.

“Jika ada wadahnya, maka masyarakat bisa lebih produktif,” ujarnya. 

Tokoh masyarakat Margasari yang juga mantan Anggota DPRD Kabupaten Tegal, Harjorasdi berharap agar eksekutif dan legislatif bisa bersinergi dalam memajukan UKM di Kabupaten Tegal.

“Ini sejalan dengan program pemerintah yang pro investasi,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA