Take a fresh look at your lifestyle.

Malam Pergantian Tahun, Kota Bahari Jadi Kota Sunyi

40

TEGAL – Sunyi, sepi dan gelap menyelimuti hampir seluruh penjuru Kota Bahari pada saat malam pergantian tahun 2020. Sudut kota yang biasanya ramai riuh dan sesak dipenuhi warga, mendadak berubah 360 derajat.

Layaknya lockdown di Kota Wuhan, jalanan hingga pedestrian tak terjamah warga, terkecuali petugas berseragam yang menjaga setiap jalur menuju jantung pusat kota.

Namun, ada sedikit perhatian tertuju pada rombongan pesepeda motor berjumlah tujuh orang. Mereka diketahui merupakan anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kota Tegal yang tengah memantau keamanan dan ketertiban menjelang detik-detik pergantian tahun.

Rombongan yang terdiri dari Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari dan Dandim 0712/ Tegal, Lektol Inf Sutan Pandapotan menyambangi setiap posko pengamanan malam tahun baru.

Mereka juga mendatangi sejumlah tempat publik yang disinyalir dijadikan tempat kerumunan. Namun, pada Kamis (31/12) tidak ada didapati adanya kerumunan maupun hiburan dalam menyambut pergantian tahun.

Menurut Muhamad Jumadi, kondusifitas yang terjadi sesuai dengan apa diharapkan dan malam tahun baru tercapai dengan baik. Tidak ada kerumunan dan keramaian. Atas pencapaian itu, pihaknya turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Kota Tegal dan daerah sekitar.

“Terima kasih atas kesadaran masyarakat yang luar biasa. Mudah-mudanan, kesadaran ini dapat semakin ditingkatkan. Karena ada beban yang harus kita tanggung bersama, untuk menghadapi pandemi yang sangat luar biasa,” harap Jumadi.

Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari mengatakan, berbagai persiapan yang dilakukan berbuah manis. Masyarakat Kota Tegal paham, bahwa Covid-19 masih ada, sehingga mereka tetap di rumah dan tidak mendatangi tempat publik untuk berkerumun.

Hal senada juga diutarakan Dandim 0712/ Tegal, Letkol Inf Sutan Pandapotan. Menurutnya, perayaan tahun baru 2021 berbeda dengan tahun sebelumnya. Dirinya melihat, kesadaran masyarakat saat ini adalah awal untuk menyongsong 2021 untuk lebih baik lagi, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“New normal yang kita pahamkan kepada seluruh masyarakat sudah terbukti. Hari ini mereka bisa mengikuti apa yang menjadi anjuran pemerintah,” tukasnya.

Ditambahkan Dandim, pihaknya bersama Polri dan Pemerintah akan terus bersinergi untuk meyakinkan dan memahamkan masyarakat, bahwa pandemi ini harus dilawan bersama-sama. (*)

BERITA LAINNYA