Take a fresh look at your lifestyle.

Makanan Basi, Ibu-Ibu Siswa SDIT Al-Furqon Geruduk Sekolah

201

SLAWI – Puluhan ibu-ibu orangtua siswa SD Islam Terpadu (SDIT) Al-Furqon di Desa Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, demo di depan masjid lingkungan sekolah tersebut, Jumat (9/8). Mereka mengeluhkan sejumlah menu katering makan siang bagi anak-anak sekolah yang dinilai tidak layak dan memenuhi standar.

Pantauan di lapangan, puluhan ibu-ibu itu memprotes menu katering makan siang anaknya di depan masjid lingkungan SDIT Al Furqon. Mereka menyuarakan penolak kebijakan sistem katering yang diwajibkan dan dibebankan orangtua wali siswa dalam iuran SPP tiap bulannya.

Seperti diketahui, para siswa mulai dari kelas 1 sampai 6 di SDIT Al-Furqon mendapat katering sejak tahun ajaran baru ini. Para siswa mendapatkan katering dari hari Senin sampai Kamis saat waktu aktif proses belajar-mengajar. SDIT Al-Furqon sendiri menerapkan jam belajar dari 07.00 WIB sampai 15.30 WIB pada Hari Senin-Kamis, dan 07.00 WIB sampai 11.00 WIB pada Hari Jumat-Sabtu.

“Kita diwajibkan membayar Ketering. Kalau tidak ketering, iuran SPP-nya tetap. Sedangkan selama dua minggu ini, anak-anak mengeluhlan makanannya tidak enak, bahkan tak layak,” kata orangtua siswa asal Balapulang, Lilis Ismet (34).

Hal senada juga diungkapkan Asi Suherningsih (32), Warga Desa Slerang Lor, Kecamatan Dukuhwaru. Dia mengaku, beberapa kali hidangan dari katering itu kerap basi dan memunculkan bau tak sedap.

“Hidangan Sayur Sup dan Nasi Goreng basi dan tak layak dimakan,” ujarnya. (Wiwit/red05)

BERITA LAINNYA