Take a fresh look at your lifestyle.

LSM Kemaki Desak Kejari Tegal Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi CSR PDAM

167

TEGAL, smpantura.com – Lembaga Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia (Kemaki) mendesak Kejaksaan Negeri Kota Tegal, untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) PDAM. Sebab, kasus yang ditangani Kejari sejak beberapa bulan itu terkesan hanya jalan di tempat.

Sekretaris Kemaki, Roberto Bellarmino mengatakan, pihaknya menerima pengaduan terkait lambatnya penanganan kasus tersebut. Utamanya, dalam melakukan upaya pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Kepala Daerah.

Oleh karenanya, Roberto datang ke Kejari untuk menyampaikan beberapa poin terkait kasus tersebut. Menurutnya, kasus itu sudah menginjak dua bulan, namun belum ada tahapan dan perkembangan lebih lanjut.

“Sampai saat ini juga belum ada penjelasan dari Kejari terkait pemanggilan itu,” ujar Roberto usai menemui Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tegal, Jasri Umar, Rabu (2/6) siang.

Dalam kesempatan itu, pihaknya kembali mengingatkan, meski kerugiaan keuangan negara dalam kasus itu telah dikembalikan, namun tidak menghapuskan tindak pidana korupsi (tipikor) yang dilakukan.

Masih kata Roberto, ditegaskan dalam Pasal 4 Undang- Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang lemberantasan tindak pidana korupsi. Karenanya, dia meminta agar Kejari Tegal tidak pasif harus menunggu izin untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami mendesak dan memohon agar cepat untuk memeriksa dan memanggil yang bersangkutan. Kami juga berharap agar dalam menangani perkara secara cepat dan profesional agar dapat memberikan kepastian hukum,” tandasnya.

Roberto menambahkan, jika penanganan perkara masih mangkrak dan juga belum menemukan titik terang, maka pihaknya akan melakukan upaya praperadilan terhadap penghentian penyidikan secara materiel. Sebab, dia melihat kasus itu sudah cukup lama penanganannya sejak dilaporkan Februari.

Menanggapi itu, Kajari Kota Tegal, Jasri Umar mengemukakan, selama ini pihaknya telah berjalan sesuai aturan dalam menangani dugaan kasus korupsi. Tidak terkecuali dengan dugaan korupsi dana CSR PDAM Kota Tegal.

Namun, dikarenakan pemeriksaan kepala daerah harus ada izin, maka Kejari Kota Tegal, telah berupaya mengirimkan surat permohonan. Akan tetapi sampai saat ini belum ada jawaban.

“Kita sudah ajukan permohonan pemeriksaan, tetapi belum ada jawaban,” ucapnya.

Jasri menambahkan, jika lembaga Kemaki akan mengajukan pra peradilan maka itu dipersilahkan. Karena itu, merupakan hak warga negara. (T03-red)

BERITA LAINNYA