Take a fresh look at your lifestyle.

Longsor Melanda Desa Cawet dan Telagasana

220

PEMALANG – Musibah tanah longsor kembali melanda wilayah selatan Kabupaten Pemalang yaitu di dua desa di Kecamatan Watukumpul. Camat Watukumpul, Umroni kepada wartawan mengatakan longsor terjadi setelah turun hujan dalam waktu yang lama.

Longsor kata dia melanda Desa Cawet di Dukuh Watu Gajah RT 8 RW 2 Kamis (9/1). Longsor juga terjadi di Desa Telagasana Rabu (8/1) sore.”Tidak ada korban jiwa dalam musibah longsor di dua desa tersebut,”kata Camat.

Di Desa Telagasa longsor yang terjadi merupakan bencana susulan sebab pada Senin (6/1) juga terjadi longsor di lokasi yang sama yaitu di RT 24/RW 8 Dukuh Gantungan. Longsor pertama berada dekat dengan rumah milik Kuat (41) dan materialnya meluncur menimpa rumah milik Wasis (42).

Camat menambahkan tanah yang longsor itu berupa tebing setinggi 10 meter dan panjangnya mencapai 20 meter. Longsor kata dia materialnya menutup jalan menuju rumah warga.

Akibat kejadian ini warga yang rumahnya terancam memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman. Longsor ini menyebabkan kerugian material hingga mencapai sebvanyak Rp 50 juta. Sementara Camat bersama Muspika mengerahkan warga untuk melakukan gotong royong membersihkan material longsor dan menormalkan akses jalan.

Sebelumnya pada awal tahun 2020 di beberapa tempat sudah terjadi longsor kecil. Di Desa Gambuhan menurut Camat Pulosari, Ahmadi longsor terjadi di Bukit Kukusan. Longsor terjadi di dekat warung makan wisata.

Longsor juga terjadi di Jl Bongas Tundagan, Kecamatan Watumpul. Kemudian di Jl Desa Sikasur, Kecamatan Belik.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA