Take a fresh look at your lifestyle.

Lomba Drama Ngapak Siswa SMA Berlangsung Seru

170
  • HUT SMAN Kersana dan Bulan Bahasa

BREBES – Ratusan siswa di SMA Negeri 1 Kersana, Kabupaten Brebes beradu peran dalam lomba drama berbahasa ngapak Brebesan, kemarin. Kegiatan dalam rangka Hari Jadi ke-20 SMAN 1 Kersana, sekaligus menyemarakan peringatan Bulan Bahasa itu beelangsung seru dan kocak.

Para penonton dibuat tertawa saat menyaksikan lomba tersebut. Tak hanya dari akting para peserta yang kerap memancing tawa, tetapi dari bahasa ngapak yang digunakan peserta dalam aktingnya tersebut juga memancing senyum penonton. Sebanyak 189 siswa yang terbagi dalam 27 kelompok peserta itu ambik bagiab di lomba tersebut.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kersana, Yuniarso Amirudin mengatakan, para siswa sangat antusias dalam mengkuti lomba drama ngapak Brebesan tersebut. Terbukti, seluruh kelas yang ada di sekolahnya ikut ambil bagian. Selain untuk menyemarakan HUT SMAN 1 Kersana ke-20, perlombaan digelar dalam rangka Bulan Bahasa. Di sisi lain, sebagai upaya sekolah dalam melaksanakan program literasi, baik penguatan literasi tulis maupub literasi lisan melalui kegiatan drama. “Ini juga sebagai upaya kami dalam pembentukan karakter siswa dengan mencintai budaya dan kearifan lokal, sekaligus untuk mencari talenta siswa di seni teater,” ujarnya.

Menurut dia, dipilihnya bahasa ngapak Brebesan sebagai bahasa yang digunakan dalam lomba, lantaran menjadi salah satu gaya bicara yang biasanya dipakai masyarakat Jawa Tengah bagian barat, termasuk Brebes. Di samping itu, bahasa ngapak sebagai budaya yang patut dibanggakab karena mempunyai ciri khas tersendiri yang tidak dimiliki daerah lain. “Melalui lomba ini, kami juga ingin mengajak siswa bangga menggunakan bahasa ngapak ini. Apalagi, bahasa ngapak ini merupakan tradisi yang tidak membedakan status sosial dan mempunyai kultur terbuka,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, selain lomba drama ngapak Brebesan, sejumlah kegiatan dan lomba lainnya juga dilaksanakan dalam peringatan tersebut. Di antaranya, lomba debat Bahasa Indonesia, Story Telling, menghias tumpeng, video liputan dan paduan suara. “Rangkaian acara ini, kami laksanakan sejak Rabu (23/10). Khusus lomba drama ngapak ini, kami mengangkat tema cerita menyangkut cerita rakya lokal maupun legenda,” pungkasnya.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA