Take a fresh look at your lifestyle.

Lima Desa Ditarget Pilkades Tanpa Politik Uang

146

BATANG – Pilkades serentak di 206 desa di 15 kecamatan se Kabupaten Batang akan dilaksanakan Minggu (29/9). Diharapkan dalam pelaksanaannya tidak ada money politic (politik uang-red)

“Memang dalam prakteknya pilkades tanpa money politic itu sulit, tami targetkan minimal lima desa bisa melaksanakan pesta demokrasi di desa itu tanpa politik uang. Syukur lebih banyak lagi desa,” ujar Bupati Wihaji didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermades) Agung Wianu Barata usai Rapat Koordinasi Persiapan Pilkades di aula Kantor Bupati setempat Kamis, (1/7).

Hadir pada acara itu Ketua DPRD Teguh Raharjo, Kapolres AKBP Edi Suranta Sinulingga, Kasi Intel Kejaksaan Ridwan mewakili Kajari, dan Kapten Inf Amin Danramil 04 Bawang mewakili Dandim 0736. Selain itu Kabagops Polres Kompol Puji Irianto, Camat, Danramil, dan Kapolsek se-Batang.

Bupati menuturkan, menjaga stabilitas kemanan dan kondusifitas pelaksanaan Pilkades bisa berjalan dengan baik maka harus ada koordinasi antar instansi ataupun Forum Koordinasi Pimpinan Daerah sampai kecamatan dan desa. Koordinasi dan komunikasi harus terus dilaksanakan baik secara formal maupun nonformal.

”Itu untuk mencari titik celah apabila regulasi yang belum disiapkan ada s dan untuk memberikan kepastian agar permaslahan sekecil apapun bisa dicarikan solusinya dari tahapan pilkades. Mulai proses pencalonan, penetapan calon sampai dengan pelaksanaan pemilihan dan penetapan pemenang,”tandasnya.

Ketua DPRD Teguh Rahardjo, mengatakan yang terpenting dari pelaksanaan ilkades serentak yaitu mengantisipasi konflik sejak dini. Itu bertujuanagar kondusifitas wilayah terjaga. “Saya harap pilkades serentak ini berlangsung secara arif dan bijak, jangan sampai menimbulkan kerugian bagi kita semua. Panitia pemilihan harus menyesuaikan dengan aturan yang ada, pastikan warga yang sudah memiliki hak pilihnya masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), dan berpedoman pada teknis pelaksanaan pilkades sehingga tidak timbul permasalahan.”

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, agar koordinasi segera dilaksanakan antara Pemda, Polres, Kodim dan Kejaksaan untuk menjamin keamanan wilayah di Kabupaten Batang. Kesuksesan Pilkades serentak Pemkab Batang ini adalah tugas bersama, jangan sampai ada ekses atau permaslahan yang berujung pada konflik. “Koordibasi penting untuk membahas dan mengonsep pelaksanaan Pilkades serentak, Karena waktu yang sangat singkat, saya berharap nanti semua calon sebelum pelaksanaan Pilkades dikumpulkan terlebih dahulu, mereka harus bersama-sama komitmen menjaga kondusivitas desa setelah diumumkan pemenangnya. Jangan sampai ada ekses atau permaslahan yang berujung pada konflik., sehingga harus diantisipasi sedini mungkin.”

Kepala Dispermades Agung Wianu Barata menambahkan pihaknya mengajuk ada enam desa yang akan melaksanaka Pilkades tanpa money politik. Mmeliputi Kecamatan Wonotunggal di Desa Kreo dan Sodong, Kecamatan Tulis Desa Siberuk. Kecamayan Subah di Desa Kemiri Barat, di Kecamatan Gringsing Desa Yosorejo, dan Desa Reban.

“Dalam aturan perundang – undangan ataupun regulasi Pilkades memang belum ada yang mengatur larangan money politik. Namun demikian akan kami kordinasikan dan komunikasikan dengan aparat penegak hukum.”

(Arif/red2)

BERITA LAINNYA