Take a fresh look at your lifestyle.

Laporan Cepat Dukung Pengungkapan Kasus Curanmor di Tegal

133

* Curanmor di Kota Tegal Kurang

TEGAL – Pelaporan cepat ketika terjadi kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) ke aparat kepolisian terdekat, dinilai sangat mendukung upaya pengungkapan kasus tersebut.
Hal itu telah dibuktikan dengan terungkapnya kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polsek Sumurpanggang (Sumpang) Polres Tegal Kota, beberapa waktu lalu. Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, kasus itu akhirnya dapat terungkap.
”Ini yang perlu disadari oleh pemilik kendaraan, ketika mengetahui sepeda motornya hilang dicuri. Cepat lapor ke pos polisi terdekat atau polsek, kemudian personel kami pasti akan cepat pula menindaklanjutinya,” terang Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi didampingi Kasat Reskrim AKP Agus Budi Yuwono SH MH.
Menurut Kapolres Tegal Kota, contoh pengungkapan kasus curanmor oleh Unit Reskrim Polsek Sumpang, pada awal bulan ini, adalah contoh dari kecepatan laporan yang dilakukan pemilik kendaraan atau korban. Kemudian ditindaklanjuti secara cepat pula oleh personel reserse bersangkutan.
Saat itu, korban pencurian, seorang pelajar beralamat di Jl Rogojampi, Kelurahan/Kecamatan Margadana, Nursidik (17). Korban mengetahui sepeda motor Suzuki Satria FU merah hitam G-2428-DN, hilang saat diparkir tak jauh dari warung es Bu Entuti, di Jl Demak, Kelurahan Margadana.
Cepat Melapor
Tak membuat waktu lama, korban cepat melapor ke Mapolsek Sumurpanggang. Hanya dalam waktu kurang dari dua jam, kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dapat diungkap jajaran Unit Reskrim Polsek Sumpang Polres Tegal Kota.
”Korban begitu tahu sepeda motornya hilang, cepat melapor ke Mapolsek Sumpang. Dan kami langsung menindaklanjuti dengan menerjunkan tim khusus dari Unit Reskrim untuk melacak keberadaan motor korban,” terang Kapolsek Sumpang Kompol Suwartoyo.
Personel Unit Reskrim Polsek Sumpang saat mendatangi lokasi curanmor, mendapatkan keterangan sejumlah saksi yang melihat sepeda motor korban, didorong seseorang ke arah Terminal Bus Kota Tegal.
Dari hasil pelacakan, akhirnya motor curian itu berada di tempat penitipan motor di dekat terminal bus itu. Tim Unit Reskrim pun mendapatkan keterangan ciri-ciri siapa sosok penitip motor tersebut. Tak lama kemudian dua pelakunya secara bertahap dapat ditangkap, dan sepeda motor korban dapat ditemukan kembali.
”Karena itulah masyarakat bila mengetahui sepeda motornya hilang, ya cepat melapor ke polisi. Jangan mencari dulu, setelah lelah tak menemukan, baru lapor polisi. Jeda waktu lama, menjadikan pelaku sudah kabur cukup jauh dan akan sulit dilakukan pengejaran,” tandas Kapolres Tegal Kota.
Hal lain yang perlu dilakukan warga, curanmor perlu dicegah. Antara lain, saat parkir hendaknya kendaraan dikunci dengan kunci pengaman lainnya selain kunci setang. Lokasi parkir agar mudah terlihat pemilik kendaraan.(Riyono Toepra/Red07)

BERITA LAINNYA