Take a fresh look at your lifestyle.

Langgar PPKM Darurat, Pelaku Usaha Didenda Ratusan Ribu

77

TEGAL, smpantura.com – Sedikitnya tiga pengusaha di Kota Bahari harus membayar denda, karena melanggar aturan PPKM Darurat. Sementara, 17 warga dikenakan sanksi kerja sosial dan denda puluhan ribu rupiah, lantaran tidak memakai masker.

Hal tersebut terjadi saat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tegal melakukan monitoring PPKM Darurat dan Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Sanggar Pramuka, Kecamatan Tegal Barat, Senin (12/7) kemarin.

Kabid Penegakan Peraturan Daerah (Gakda) Satpol PP, Farikhin mengatakan, dari tiga tempat usaha, dua diantaranya merupakan toko ponsel dan satu toko gerabah. Mereka dikenakan denda, setelah menjalani sidang di tempat karena terbukti melanggar Perda No 10 Tahun 2020 tentang Penanggulangan Corona Virus Disease 19 di Kota Tegal dan PPKM Darurat.

Para pelaku usaha tersebut, sebelumnya telah diberi peringatan dan teguran secara lisan, namun tidak mengindahkan. Sebab, mereka secara terang-terangan nekat beroperasi di masa PPKM Darurat dan menimbulkan kerumunan.

“Dua konter HP dikenakan denda 250 ribu dan toko gerabah 350 ribu. Sedangkam dari operasi yustisi, kami berhasil menjaring 17 warga karena tidak memakai masker,” beber Farikhin.

Dari jumlah tersebut, sambung Farikhin, delapan orang dikenakan sanksi kerja sosial dengan menyapu jalan. Sementara sembilan lainnya menjalani Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan dikenakan denda sebesar Rp 25.000.

Menurut Farikhin, rata-rata pelanggar Protokol Kesehatan (Prokes) tidak memakai masker karena lupa dan terburu-buru. Namun, mereka tetap diberi sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

“Beberapa waktu lalu, operasi yustisi kita gelar di wilayah Kecamatan Tegal Timur. Saat ini di wilayah Tegal Barat dan besok akan menyasar wilayah Tegal Selatan hingga Margadana,” tutupnya.

Sementara itu, pada operasi yustisi sebelumnya, Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Tegal berhasil menjaring 27 orang. Dimana 23 orang melakukan sidang ditempat dengan membayar denda dan empat orang mendapat sanksi kerja sosial.

Melalui kesempatan tersebut, Farikhin mengimbau agar masyarakat Kota Tegal senantiasa mematuhi protokol kesehatan (prokes), demi keselamatan bersama.

“Tetap pakai masker saat keluar rumah. Kurangi mobilisasi dan tentunya tidak berkerumun,” tutupnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA