Take a fresh look at your lifestyle.

Langgar Aturan PSBB, Satpol PP Hadiahi Surat Teguran

147

TEGAL – Sejumlah pedagang di Kota Tegal mendapat teguran lisan, tertulis hingga sanksi penyitaan sarana usahanya, setelah kedapatan melanggar aturan PSBB. Hal itu terjadi, saat petugas gabungan TNI Polri, Satpol PP, Dinkes dan Dishub melakukan patroli malam, Sabtu (9/5) pukul 20.30 WIB.

Bermula dari teguran tertulis kepada pedagang pakaian di sepanjang Jalan Pancasila, petugas kemudian menyisir kawasan tersebut agar steril dari aktivitas masyarakat. Sementara bagi masyarakat yang masih berkerumun diminta untuk pulang ke rumahnya masing-masing.

Patroli kemudian berlanjut ke kawasan Jalan Semeru dan Jalan Kartini, Kecamatan Tegal Barat. Di kawasan ini, petugas juga memberi teguran tertulis kepada sebuah toko donat yang belum menutup tempat usahanya.

“Sudah lebih dari jam 20.00 WIB, yang menjadi batas waktu berjualan sesuai dengan aturan PSBB. Untuk itu, beberapa yang masih berjualan kami beri teguran lisan dan tertulis,” kata Kepala Satpol PP Kota Tegal, Joko Sukur disela patroli.

Pelaksanaan patroli kemudian berlanjut menuju kawasan Jalan Diponegoro, Jalan Ahmad Yani dan Jalan Veteran. Di sepanjang lokasi tersebut, petugas tidak menemui adanya toko maupun aktivitas masyarakat.

Keramaian dan aktivitas justru didapati petugas saat melintas di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tegalsari. Sebuah warung angkringan nekat berjualan, meski waktu telah menunjukkan pukul 21.45 WIB. Tanpa basa-basi, petugas langsung memberi surat teguran dan menyita beberapa bangku yang digunakan untuk berjualan.

“Kejadian serupa kami temui di kawasan Citraland. Ada sebuah tempat makan yang masih menyediakan makanan di tempat. Bahkan, kami temui pula beberapa botol bir. Kepada pemiliknya, kami beri surat teguran pertama,” pungkas Joko Sukur.

Nantinya, sambung Joko, jika para pemilik usaha yang telah mendapat teguran tertulis masih tidak mengindahkan peraturan, maka pihaknya siap untuk mencabut izin usaha tempat tersebut. Hal itu tertuang dalam Peraturan Wali Kota Tegal Nomor 8 Tahun 2020.

“Sesuai dalam Pasal 32, pelanggaran terhadap PSBB dapat dikenakan sanksi teguran lisan, peringatan tertulis, pengambilan paksa terhadap barang yang berpotensi menimbulkan pelanggaran, penghentian paksa sementara, pembekuan izin hingga pencabutan izin,” tegasnya. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA