Take a fresh look at your lifestyle.

KPU Pemalang Dapat Dana Hibah Rp 50,2 miliar

142

PEMALANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang mendapat dana hibah untuk penyelenggaraan pemilihan kepala daerah sekitar Rp 50,2 miliar. Penandatangan pemberian dana hibah sudah dilakukan awal bulan Oktober lalu, dana sebesar itu untuk dua tahun yaitu tahun 2019 dan 2020 mendatang.

“Tahap awal Pilkada Kabupaten Pemalang sudah dimulai sejak ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada tanggal 1 Oktober 2019. KPU Pemalang mendapat hibah dari pemerintah daerah untuk penyelenggaraan Pilkada sekitar Rp 50,2 miliar, terbagi menjadi dua yaitu tahun 2019 dan 2020 mendatang,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang, Harun Gunawan, baru baru ini.

Ia mengatakan, anggaran tahun 2019 nilainya lebih kecil dibanding tahun 2020. Pada tahun 2019 anggarannya hanya sekitar Rp 476 juta, sedangkan anggaran tahun 2020 mencapai Rp 49, 571 miliar. Anggaran tahun 2020 sangat besar, hal itu disebabkan pelaksanaan Pilkada dilaksanakan pada tahun itu, sehingga fokus pembelanjaannya pada tahun tersebut. Terkait dengan anggaran paling banyak terserap pada pembentukan badan penyelenggara, selain itu untuk untuk pengelolaan dan distribusi logistik juga besar, nilainya sekitar Rp 4 miliar. Dengan anggaran yang besar diharapkan bisa menjadikan Pilkada yang berkualitas, sehingga bisa melahirkan pemimipin yang baik.

” Terkait tahapan, saat ini masih persiapan untuk sosialisasi untuk persyaratan calon independen atau calon perorangan. Bagi masyarakat yang ingin maju dalam Pilkada melalui jalur perorangan atau non partai agar segera mempersiapkan persyaratan yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah mulai melakukan sosialisasi tahapan Pilkada meskipun belum secara resmi sosialisasi dilakukan. Namun dalam waktu dekat, sosialisasi Pilkada secara resmi segera dimulai, dimana akan melibatkan berbagai unsur dalam masyarakat. Akan tetapi sosialisasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat terkait dengan pencalonan bakal calon bupati dari jalur perseorangan atau independen. Terkait dengan pencalonan perseorangan akan dimulai dengan adanya penetapan syarat dukungan dan persebaran untuk calon independen. Perlu diketahui bahwa untuk bisa menjadi calon bupati dan wakilnya bisa melalui dua jalur yaitu jalur partai dan jalur independen. (Jokowi/red03)

BERITA LAINNYA