Take a fresh look at your lifestyle.

Kota Pemalang Disemprot Disinfektan

127

PEMALANG – Wilayah Kota Pemalang disemprot disinfektan oleh tim gabungan yang terdiri atas Pemerintah Kabupaten Pemalang, TNI dan Polri. Ketua Gugus Kerja Penanganan COvid-19, Sekda Pemalang, Mohammad Arifin mengatakan kegiatan merupakan upaya untuk memutus rantai penyebaran virus korona.

“Hari ini semprot massal jalan-jalan protokol kota,”kata Arifin saat memimpin kegiatan yang mengambil start dari Pendapa Kabupaten Pemalang,Jumat (27/3).

Dalam kegiatan itu dua buah truk tangki air berisi disinfektan diberankatkan. Truk milik Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) itu mengangkut lebih kurang 10 ribu liter disinfektan.

Lebih lanjut Arifin menambahkan salah satu upaya pemerintah dalam penanganan covid-19 ini adalah untuk waspada dan siap siaga. Selain itu meminta kepada masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah serta melaksanakan protokol yang telah dikeluarkan oleh World Health Organisation (WHO) maupun pemerintah.

Sementara itu selain menggunakan dua buah truk tangki, penyemprotan disinfektan juga menggunakan tangki sempot panggul atau manual. Aggota TNI menyusuri pertokoan kota dengan memanggul tangki menyemprotkan disinfektan. Arifin meminta mereka yang memanggul tangki apabila melihat tempat ibadah untuk mampir dan menyemprotkan disinfektan.

Sementara itu selain melakukan kegiatan penyemprotan Gugus Kerja Covid-19 juga menyiapkan informasi covid-19 untuk masyarakat dalam jaringan (daring) atau online. Hanya saja sejak Selasa (24/30) situs resmi tersebut tak kunjung diperbarui.”Sudah saya perintahkan Kepala Dinas Kesehatan agar menyediakan informasi terbaru kepada masyarakat melalui internet,”kata Arifin.

Kepala Dinkes, Sholahudin mengatakan beberapa hari ini memang informasi di situs resmi pantau corona pemalang tak diperbarui datanya.”Sudah kami komunikasikan ke ahli IT agar datanya diperbarui,”kata Sholahudin.

Data pada Jumat pagi jumlah orang dalam pantauan (ODP) mencapai sebanyak 192, Pasien dalam Pengawasan (PDP) 9 terdiri atas 3 dirawat dan 6 pulang sementara kasus positif covid-19 nihil. Data tersebut dicatat pada Selasam (24/3) pukul 14.00. Kemudian pada Jumat sore situs sudah diperbarui dengan jumlah ODP mencapai sebanyak 450 terdiri atas 430 pemantauan dan 20 selesai, PDP 9 terdiri atas 3 pengawasan dan 6 selesai sementara kasus positif nihil. Data tersebut adalah kondisi terakhir pada Kamis (26/3) pukul 12.45.

Adapun upaya lain dalam memutus mata rantai penyebaran covid-19 adalah melalui penggelontoran anggararan. Anggaran akan digunakan untuk pengadaan alat kesehatan dan alat pelindung diri (APD) penanganan covid-19. Kemarin DPRD melakukan sidang untuk mambahas masalah tersebut.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua DPRD Agus Sukoco, legislatif dan eksekutif sepakat melakukan pergesaran (relokasi) APBD Kabupaten Pemalang tahun 2020 dengan nominal Rp 18,3 miliar. Dalam pergeseran tersebut ada beberapa kegiatan yang dialihkan antara lain anggaran perjalanan dinas, rapat koordinasi dan pelatihan-pelatihan.

Pemerintah Kabupaten Pemalang dalam rapat tersebut meghadirkan Sekda Mohammad Arifin. Dia menjelaskan anggaran sebesar itu nantinya untuk upaya maksimal pencegahan dan penanganan virus korona dan bantuan sosial.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA