Take a fresh look at your lifestyle.

Korban Curanmor di Tegal Senang Polsek Galtim Serahkan Motornya

207

TEGAL – Korban pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Kasir (47), mengungkap rasa senang, ketika sepeda motor Yamaha Jupiter MX G-6199-YP, yang sempat hilang selama 18 hari, akhirnya dapat ditemukan.

Kemudian Polsek Tegal Timur (Galtim), menyerahkan motornya itu kepada dirinya. Berkali ulang dia mengucapkan rasa terimakasih ke Kapolsek Galtim Kompol Agus Endro Wibowo dan jajaran Unit Reskrim markas kepolisian tersebut.

Terlebih kepada Panit 2 Reskrim Aiptu Nuridin, dia jika tidak diingatkan soal physical distancing, hampir saja memeluk dan mencium tangannya.

”Eit…, pakai masker, jaga jarak dan tidak boleh bersentuhan. Awas korona ya,” ucap Aiptu Nuridin mengingatkan soal upaya mencegah penularan Covid 19 atau Virus Korona ke korban curannor, yang hari itu terlihat begitu girang mendapatkan sepeda motonya kembali.

Khusus kepada dua personel Unit Reskrim Galtim, Bripka Arie Susilo dan Brigadir Tairum Mirdal, yang telah menjadi korban ”kenekatan” pelaku curanmor, dia meminta maaf dan berterimakasih.

Sebab dua personel polisi itu, dinilainya begitu gigih dalam menjalankan tugasnya. Hingga menjadi korban gigitan dan pukulan pelaku.

Lebih Waspada

Kapolsek Galtim Polres Tegal Kota Kompol Agus Endro Wibowo mengingatkan, meski sepeda motor telah ditemukan dan diserahkan ke pemiliknya atau korban curanmor, agar tetap hati-hati dan lebih waspada bila memarkir sepeda motornya.

”Sebaiknya diparkir di lokasi yang aman. Kemudian dipasangi kunci pengaman tambahan, agar motor tidak mudah dicuri. Sekarang ini pelaku curanmor sangat lihai saat beraksi. Hanya dalam hitungan kurang dari satu menit, sepeda motor langsung dapat dibawa kabur,” ucap Kompol Endro kepada korban curanmor, Kasir.

Korban curanmor yang beralamat di Jl Sukosrono Gang III No 40, RT 9 RW 2, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, berjanji akan mematuhinya. Dengan segera membeli kunci pengaman tambahan, yang dapat dipasang di bagian rem cakram roda depan motornya, saat parkir.

Kapolsek Galtim menjelaskan, kasus curanmor itu terjadi pada Minggu (12/4). Saat itu korban memarkir motornya di halaman tempat kos ”Tole”, Sabtu (11/4. Dia kemudian tidur. Saat bangun esok harinya, sepeda motornya sudah tidak ada lagi di tempat parkir.

Tim Unit 2 Reskrim Polsek Galtim, yang mengembangkan penyidikan atas laporan curanmor itu, kemudian menerima informasi, sepeda motor korban ada di sebuah rumah milik warga, tak jauh dari lokasi pencurian.

Saat dilakukan upaya penangkapan terhadap pelaku dan mengambil barang bukti, tim unit reskrim itu justru diserang pelaku.

Satu personel reskrim dipukul di bagian mata kiri, satu lagi personel digigit kaki dan tangannya hingga berdarah. Pelaku akhirya dapat dilumpuhkan, setelah tangannya ditelikung dan kemudian diborgor. Kejadian tersebut menjadi tontonan menarik warga.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA