Take a fresh look at your lifestyle.

Ketua Muslimat NU Bumiayu : Rencana Penerapan New Normal di Brebes Perlu Dikaji Secara Matang

* Ada Empat Kasus Positif Covid-19 di Bumiayu

174

BUMIAYU- Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Anak Cabang Kecamatan Bumiayu Hj Farah Efi meminta Pemkab Brebes mengkaji secara lebih matang rencana penerapan new normal. Hal ini menyusul ditemukannya kasus baru positif covid-19 di Kecamatan Bumiayu.

Seperti diberitakan sebelumnya, Pemkab Brebes sudah menetapkan Peraturan Bupati tentang New Normal setelah resmi ditetapkan masuk dalam zona hijau pandemi virus corona oleh Gubernur Jateng. Bahkan, pekan ini, pemkab akan mengujicoba penerapan new normal di beberapa tempat umum.

“Kami meminta rencana penerapan new normal ditinjau kembali, dikaji lebih matang lagi.  Kalaupun mau dipaksakan, silahkan pada wilayah-wilayah kecamatan yang zona hijau. Tetapi untuk kecamatan Bumiayu sebaiknya jangan dulu karena masih ada kasus positif Covid-19, perlu penanganan khusus,” kata Efi kepada wartawan, Selasa (7/7).

Kasus baru Covid-19 ditemukan setelah seorang warga Bumiayu melakukan tes PCR di RS Pertamina Cilacap dengan hasil positif. Tim gugus tugas Kecamatan Bumiayu kemudian melakukan tracking dan menemukan tiga anggota keluarga positif Covid-19 berdasarkan tes swab.”Ada empat kasus positif Covid-19 di Kecamatan Bumiayu. Ini artinya kita masih zona merah,” kata Efi.

Selain mengkaji penerapan new normal, Efi meminta kepada tim gugus tugas kabupaten mensosialisasikan new normal secara lebif masif kepada masyarakat. Sebab, tingkat kepatuhan warga menjalankan protokol kesehatan mengalami penurunan.“Tidak sedikit yang beranggapan new normal adalah kembali pada perilaku seperti sebelum ada wabah corona. Jika ini dibiarkan, kami khawatir penerapan new normal akan memunculkan kasus-kasus baru,” ujarnya.

Muslimat NU Bumiayu, Efi menambahkan, siap dilibatkan dalam sosialisasi penerapan new normal maupun pendampingan orang dalam resiko (ODR).”Kita sudah lama bergerak melalui wadah “Warga NU Bumiayu Peduli Covid-19”. Kami siap bantu pemerintah,” katanya. (Teguh Tribowo/red38)

BERITA LAINNYA