Take a fresh look at your lifestyle.

Ketua KNKT Sebut Medan Jalan Gunung Lio Ekstrem

192

BUMIAYU– Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menyebut kondisi jalan provinsi Salem-Banjarharjo di Gunung Lio Brebes, sangat ekstrem. Dia mengimbau pengguna jalan yang belum hafal medan, menghindari jalur tersebut.

Hal itu disampaikan di Kantor Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Brebes, setelah survei bersama terkait rencana pemasangan fasilitas kelengkapan jalan di ruas tersebut, Kamis (9/1).”Bagi yang tidak hafal kondisi medan, sebaiknya tidak melewati jalur Lio ini,” katanya.

Soerjanto menyatakan jalan Gunung Lio perlu mendapat perhatian ekstra karena medannya berupa tanjakan/turunan curam dengan kanan kiri tebing dan jurang. Selama jalur tersebut masih digunakan, ia menyarankan ada tim khusus yang memastikan keamanan jalan tersebut, terutama pasca di guyur hujan.”Ketika hujan kendaraan tidak boleh ada yang lewat. Lalu setelah hujan berhenti, ada tim yang mobile mengecek, memastikan kondisi jalan aman. Ingat, aliran lumpur dari tebing bisa membahayakan pengendara,” ujarnya.

Menindaklanjuti kerawanan tersebut, Soerjanto menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk melabeli jalan Gunung Lio sebagai jalur rawan kecelakaan. Sebab menurutnya, pengguna jalan biasanya memanfaatkan fasilitas google untuk mencari jalur alternatif atau akses terpendek ketika sedang macet atau diburu waktu.”Yang punya intervensi ke Google itu Kominfo. Inilah mengapa kita harus koordinasi dengan Kominfo,” ujarnya.

Lebih lanjut, dengan medan yang ekstrem, pemasangan fasilitas keselamatan jalan saja tidak cukup. Himbauan kepada masyarakat pengguna jalan juga perlu dilakukan secara masif.”Misalnya penggunaan motor matic, tidak cocok untuk medan jalan pegunungan seperti Gunung Lio ini,” ujarnya.

Pemahaman rem motor panas harus disiram air juga disebut Soerjanto sebagai tindakan keliru.”Rem panas pada motor memang bisa sebabkan blong. Solusinya bukan disiram air, tapi pengendara harus istirahat sambil mendinginkan rem,” kata dia.(Teguh Tribowo/Red38)

BERITA LAINNYA