Take a fresh look at your lifestyle.

Kerap Meluap, Sungai Capar Minta Dinormalisasi

122

SLAWI – Sungai Capar di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal kerap meluap saat hujan lebat dengan intensitas tinggi. Luapan sungai yang kerap masuk keperumahan warga itu, disebabkan pendangkalan Sungai Capar. Kondisi itu mendesak untuk dilakukan normalisasi sungai tersebut.

Hal itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari wilayah Kecamatan Jatinegara, Bambang Romdhon Irawan, Kamis (13/2). Dikatakan, pihaknya kerap mendapatkan keluhan tentang banjir yang terjadi di Desa Capar. Hal itu hampir rutin terjadi saat hujan lebat dengan waktu berjam-jam. Terakhir, luapan Sungai Capar terjadi pada pekan lalu yang menyebabkan tanggul sungai di belakang Balai Desa Capar, jebol.

“Banjir sudah masuk keperumahan warga. Ini terjadi setiap hujan lebat,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut dia, puluhan rumah yang berada di bantaran sungai itu, selalu waswas saat hujan turun. Air hujan dan kiriman air dari desa sekitar itu, juga mengancam jembatan di desa itu. Saat debit air tinggi, maka air bisa berada di atas jembatan. Jika kondisi itu dibiarkan, maka jembatan bisa ambruk. Jarak sungai dengan jembatan hanya menyisakan 1 meter.

“Normalnya 4 meter, tapi ini tinggal 1 meter. Pendangkalan sangat parah, sehingga butuh normalisasi,” kata pria yang akrab disapa Irawan itu.

Ditambahkan, normalisasi yang mendesak dilakukan berada di sekitar pemukiman warga atau sekitar Balai Desa Capar. Panjang sungai yang mendesak dinormalisasi sekitar 200 meter. Jika sungai itu dinormalisasi, maka air akan lancar menuju Waduk Cacaban.

“Siapa pun yang berwenang melakukan normalisasi, tapi ini mendesak dilakukan. Jangan sampai luapan Sungai Capar semakin parah dan memakan korban jiwa,” pungkasnya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA