Take a fresh look at your lifestyle.

Kerahkan Mobil Watercanon, Polres Pekalongan Kota Semprotkan Disinfektan

198
  • Cegah Penyebaran Virus Corona

PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota mengerahkan mobil watercanon untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan di sejumlah ruas jalan di wilayah hukum Polres Pekalongan Kota, Selasa (24/03). Hal itu dilakukan untuk mencegah maupun memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Antisipasi pencegahan penyebaran virus corona tersebut dilakukan intensif, termasuk sosialisasi bahaya virus corona kepada masyarakat.

Dalam penyemprotan tersebut, mobil watercanon bergerak dari Mapolres Pekalongan Kota, dan menyusuri ruas jalan di Kota Pekalongan. Dari mobil watercanon tersebut air yang mengandung disinfektan tersebut disemprotkan ke badan jalan, trotoar, kendaraan yang parkir maupun yang bergerak, hingga muka bangunan. Penyemprotan dipimpin langsung Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Sues, bersama para anggotanya.

Kapolres AKBP Egy Andrian Suez mengatakan, upaya tersebut sebagai langkah awal pencegahan dan akan terus membantu memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Kita pantau perkembangan dan ikut turun tangan lakukan pencegahan. Langsung kami lakukan penyemprotan disinfektan sebagai upaya antisipasi agar penyebaran Corona tidak meluas,” tegasnya.

Petugas dari Satuan Sabhara Polres Pekalongan Kota bersama kapolres, tidak hanya melakukan penyemprotan cairan disinfektan dan juga melakukan sosialisasi penyebaran virus corona melalui mobil penerangan. “Sekaligus kami lakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat, lewat suara dan selebaran maklumat Kapolri Jenderal Idham Azis,” imbuhnya.

Dijelaskan, Kapolri Jenderal Idham Azis mengeluarkan maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus Corona. Tertuang kalimat agar kegiatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak, baik di tempat umum dan di lingkungan sendiri ditiadakan.

Sementara itu, Kasat Sabhara Polres Pekalongan Kota AKP Sumarjo, melalui pengeras suara meminta agar masyarakat menaati social distancing.”Dengan tidak melakukan bepergian dan tidak berkerumun, masyarakat bisa membantu memutus penyebaran virus corona. Jangan sampai meluas,” tandas Sumarjo.

Dikatakan, Polres tidak segan membubarkan warga yang tengah berkerumun atau menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan banyak orang. “Jika ada yang berkumpul di pinggir jalan, akan kami bubarkan. Untuk warga yang berbelanja, setelah selesai langsung pulang,” tuturnya.

Terkait penyebaran informasi hoaks terkait Covid-19 di media sosial, pihaknya mengingatkan masyarakat hal itu bisa dijerat pidana. “Ada pidananya kalau menyebar berita bohong atau hoax. Untuk itu hentikan penyebarannya, jangan disebarkan lagi karena bisa memicu keresahan yang berakibat fatal,” pungkasnya.

Warga Kota Pekalongan yang menyaksikan penyemprotan disinfektan, Fendi Sujarwanto (34) warga Kelurahan Kraton Lor mengatakan, khawatir dengan kasus virus Corona di Kota Pekalongan. “Khawatir, terutama karena kita tidak tahu siapa korbannya dan dimana kediamannya. Dan, kita enggak tahu di sekeliling kita, apakah masih aman atau sudah terjangkit corona,” ujarnya.

Dia mengaku pergi ke luar rumah karena kebutuhan mendesak. “Ini juga keluar rumah karena perlu untuk belanja. Setelah ini langsung pulang,” tuturnya. (Kuswandi/Red9)

BERITA LAINNYA