Take a fresh look at your lifestyle.

Kendaraan Pemudik Nataru Mulai Terjadi Lonjakan di Tol Pejagan-Pemalang

- Jalankan Prokes, PPTR Terapkan Buka Tutup Rest Area

127

BREBES – Arus kendaraan pemudik libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), dari arah Jakarta yang masuk wilayah Jawa Tengah (Jateng) melalui ruas tol Pejagan-Pemalang mulai terjadi lonjakan, Kamis (24/12). Melonjaknya volume kendaraan itu menyebabkan sejumlah rest area di tol Pejagan-Pemalang dipadati kendaraan pemudik. Kondisi itu memaksa PT Pejagan-Pemalang Tol Road (PPTR) selaku pengelola ruas tol tersebut, terpaksa harus menerapkan sistem buka tutup di rest area untuk menjalankan protokol kesehatan (Prokes). Yakni, membatasi jumlah pengunjung di tempat istirahat tersebut.

Data PT PPTR menyebutkan, dalam tiga hari terakhir tercatat sudah sekitar 87.000 kendaraan pemudik yang melintas. Pada Senin (21/12) misalnya, tercatat sebanyak 24.000 kendaraan melintas masuk Jateng. Kemudian, pada Selasa (22/12) mengalami kenaikan, tercatat ada sekitar 26.000 kendaraa pemudik melintas. Lonjakan mulai terjadi pada Rabu (23/12) dengan jumlah kendaraan melintas mencapai 37.000 kendaraan pemudik.

Kepala Cabang PPTR Ian Dwinanto mengatakan, lonjakan volume kendaran dari arah Jakarta menuju Jateng melalui tol Pejagan-Pemalang memang mulai dirasakan. Jika dirata-rata selama bulan Desember, juga mengalami kenaikan volume kendaraan yang melintas hingga sekitar 40 persen dibandingkan kondisi normal. Kenaikan volume kendaraan yang paling segnifikan dirasakan terjadi dalam tiga hari terakhir, sejak Senin (21/12) lalu. Bahkan, kemarin kenaikan volume kendaraan mencapai 11.000 unit. “Kalau rata-rata dalam sebulan ini kenaikannya sekitar 40 persen,” ujarnya, Kamis (24/12).

Meningkatnya jumlah kendaraan ini, lanjut dia, berdampak juga terhadap membludaknya pengunjung rest area di ruas tol Pejagan-Pemalang. Sementara prokes di rest area juga harus tetap dijalankan. Untuk itu, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polres Brebes menerapkan kebijakan buka tutup rest area. Ketika jumlah pengunjung sudah memenuhi batas yang dipersyaratkan prokes, rest area akan ditutup. Sementara penggendara yang masuk akan diarahkan istirahat di rest area lain. “Kita terapkan kebijakan buka tutup rest area untuk menghindari terjadinya kerumunan dan sebagai pelaksanaan prokes,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA