Take a fresh look at your lifestyle.

Kedatangan Tim Visitasi, RSUD Kardinah Bersiap Jadi Rumah Sakit Pendidikan

159

 

TEGAL– Tim Visitasi dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mendatangi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah untuk melaksanakan visitasi Rumah Sakit Pendidikan, Kamis (15/8/2019).

Kedatangan tim disambut Wakil Wali Kota Tegal M. Jumadi dan Plt Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto. Hadir pula Asisten II Setda Herlien Tedjo Oetami, Kepala Dinkes Sri Primawati Indraswari, dan jajaran dokter.

Kegiatan visitasi dipimpin langsung oleh Tim Visitasi Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kementerian Kesehatan RI dr. Ester Marini Lubis, MKM.

Plt Direktur RSUD Kardinah dr. Hery Susanto, dalam kesempatannya, mengucapkan selamat datang kepada tim. Menurutnya, RSUD Kardinah sudah selayaknya menjadi Rumah Sakit Pendidikan.

“Sampai saat ini, RSUD Kardinah dipakai untuk praktek program pendidikan dokter dan 27 institusi pendidikan kesehatan. RSUD Kardinah harus ditetapkan sebagai RS Pendidikan,” kata Hery.

Tim Visitasi Direktorat Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemenkes  RI dr. Ester Marini Lubis, MKM mengungkapkan, sebelumnya RSUD Kardinah telah diberikan waktu untuk mempersiapkan diri.

Visitasi tersebut merupakan penilaian semua dokumen, implememtasi input  mauoun output dapat terlaksana dengan baik sehingga RSUD Kardinah dapat ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidkan Satelit.

Nantinya, kata dr. Ester, tim visitasi akan melakukan penilaian, memberikan rekomendasi perbaikan dan RSUD Kardinah segera mengerjakan rekomendasi tersebut. “Rumah Sakit Pendidikan nantinya selain melakukan pelayanan juga mendidik calon tenaga kesehatan,” kata dia.

Ester berharap Pemkot bisa membantu baik secara moral, anggaran, SDM,  serta sarana dan prasarana sehingga memenuhi standar. Saat ini ada  386 rumah sakit yang menyelenggarakan pendidikan, namun baru 112 yang sudah ditetapkan menjadi RS Pendidikan.

Wakil Walikota Tegal Muhamad Jumadi, mengaku gembira dengan kedatangan Tim Visitasi. Selangkah lagi RSUD Kardinah menjadi Rumah Sakit Pendidikan Satelit.

“Ini membuktikan bahwa RSUD Kardinah telah memiliki fungsi ganda, yakni disamping memberikan pelayanan medis ke masyarakat juga tempat pembelajaran klinik bagi calon dokter. Baik dokter gigi dan dokter spesialis maupun dokter gigi spesialis untuk meningkatkan kompetensi, baik dari segi keilmuan (knowledge), keahlian (skill) dan profesional attitude,” kata dia.

Menurutnya, visitasi sangat penting karena RSUD Kardinah menjadi lahan praktek kedokteran sehingga perlu adanya penetapan Rumah Sakit Pendidikan. Selain itu, Jumadi menyampaikan apabila menjadi Rumah Sakit Pendidikan tidak mengurangi mutu pelayanan.

“Jangan sampai menjadi Rumah Sakit Pendidkan pelayanan di RSUD Kardinah berkurang. Tetap layani masyarakat. RSUD Kardinah menjadi rumah sakit terbaik sebagai Rumah Sakit Pendidkan,” pungkas Jumadi. (Setyadi/Red4)

BERITA LAINNYA