Take a fresh look at your lifestyle.

Kecamatan Tarub Akan Dibangun SMA Negeri

257

SLAWI, smpantura.com – Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal mengusulkan pendirian SMA di wilayahnya. Pasalnya, ratusan siswa dari kecamatan tersebut tak bisa diakomodir di SMA Negeri karena sistem zonasi Pendaftaran Siswa Didik Baru (PPDB) sejak beberapa tahun lalu. Kini, proses pendirian SMA Negeri Tarub sudah memasuki persiapan lahan.

Hal itu terungkap saat FMPP audiensi dengan Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Senin (4/10). Audiensi dipimpin ketua komisi IV Hj Noviatul Faroh didampingi anggotanya, Bintang Adi Prajamukti dan Khujatul Islam. Sementara itu, hadir Ketua FMPP Kecamatan Tarub Sudoro SPd MM didampingi anggotanya.

“Di Kecamatan Tarub tidak ada SMA Negeri, sehingga saat sistem zonasi para siswa susah mencari sekolah,” kata Ketua FMPP Kecamatan Tarub Sudoro usai audiensi dengan komisi IV.

Dikatakan, SMA terdekat dengan Kecamatan Taruh, yakni SMA 1 Pangkah dan SMA 1 Kramat. Namun, tidak masuk dalam zonasi sekolah tersebut. Siswa bisa masuk dua SMA itu dengan jalur prestasi. Namun, kuota jalur prestasi hanya 15 persen, sedangkan jalur zonasi sampai 80 persen.

“Sesuai data FMPP, sekitar 200 siswa yang tidak lolos di SMA Kramat. Mereka akhirnya masuk SMA Swasta dan SMK,” ujarnya.

Dijelaskan, masuk SMA Swasta dan SMK dinilai biayanya cukup tinggi. Selain itu, jaraknya juga cukup jauh, sehingga bagi siswa yang kurang mampu belajar di sekolah yang ada. Hal itu dinilai akan menghambat cita-cita anak yang ingin melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.

“Makanya dibutuhkan SMA Negeri untuk mengakomodir para siswa,” katanya.

Pendirian SMA Negeri Tarub, lanjut dia, sudah memasuki persiapan lahan yang rencananya berlokasi di Jalan Projo Sumarto 2 di Desa Mindaka, Kecamatan Tarub. Lahan seluas 10.523 meterpersegi itu milik Desa Mindaka, sehingga harus ada proses tukar guling. Pihaknya meminta Komisi IV untuk memperjuangkan anggaran tukar guling tanah desa tersebut.

“Kalau administrasi tanah sudah selesai, maka akan dihibahkan ke Pemprov Jateng. Setelah itu, Pemprov Jateng yang akan membangun sekolah itu,” terangnya.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Bintang Adi Prajamukti yang juga masuk dalam salah satu pendiri SMA Negeri Tarub berharap agar keinginan masyarakat itu bisa terealisasi. Hal itu dikarenakan untuk kepentingan generasi penerus di Kecamatan Tarub. Diharapkan, Bupati mendukung upaya masyarakat agar di Kecamatan Tarub berdiri SMA Negeri.

“Kasihan para anak-anak di Tarub saat akan mendaftarkan ke SMA harus kelimpungan mencari sekolah negeri,” ujarnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, Hj Noviatul Faroh sangat mendukung upaya masyarakat Tarub agar berdiri SMA Negeri. Ia berpesan agar proses pendirian sekolah itu dilalukan secara bertahap dan sesuai dengan aturan.

“Izin hibah dari Bupati harus diurus dulu, karena Pemkab harus menghibahkan tanah yang akan dibangun sekolah ke Pemprov Jateng,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA