Take a fresh look at your lifestyle.

Kebakaran Toko Rembang Diduga Korsleting Listrik

147
  • Kerugian Diperkirakan Lebih Dari Rp 1 Miliar

TEGAL – Penyidik Sat Reskrim Polres Tegal Kota menduga kebakaran hebat yang meludeskan toko kelontong ”Toko Rembang”, di Jl Yos Sudarso No 11 Kota Tegal, sekitar pukul 21.00, Jumat (2/8) lalu, karena korsleting atau hubungan pendek arus listrik.

Hal itu berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP) yang digelar keesokan harinya, dan keterangan sejumlah saksi, termasuk dari pemilik toko, Agus Kurniawan (49). ”Ya dugaan sementara karena hubungan pendek arus listrik,” terang Kasat Reskrim Polres Tegal Kota AKP Agus Budi Yuwono SH MH.

Keterangan yang dihimpun penyidik menyebutkan, kebakaran di toko yang berlokasi di sisi selatan jalur pantura arah Semarang ke Jakarta, bermula dari kemunculan percikan api di dari ruangan depan toko yang terkunci rapat, sekitar pukul 21.00, Jumat (2/8). Pemilik toko pun terkejut. Karena api tiba-tiba cepat membesar, dan membakar bagian dalam di ruang depan toko yang berisi aneka barang dagangan. ”Ya karena banyak tumpukan kertas, dan barang yang terbungkus pelastik, membuat api cepat membesar,” terang dia kepada penyidik Sat Reskrim Polres Tegal Kota.

Api yang terus menjulang tinggi, ditingkahi tiupan angin cukup kencang, cukup membuat kerepotan upaya pemadaman. Polres Tegal Kota pun akhirnya memberlakukan lajur sisi selatan yang berdekatan dengan toko itu, dikosongkan. Hal itu membuat jalur pantura sempat tersendat beberapa saat.
Bahkan kobaran si jago merah yang menjulang tinggi, dan tiupan angin cukup kencang, akhirnya turut menghanguskan ruangan dua lantai di bagian belakang. Sejumlah barang-barang berhargapun turut dilalap amukan api yang berkobar cepat.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi mengatakan, dalam kebakaran tersebut pihaknya dengan cepat menerjunkan satu truk Bharetta yang dilengkapi Cannon Water untuk memadamkan amukan si jago merah.
Tak lama kemudian, secara bergantian, tiga unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Unit Damkar Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tegal diterjunkan. Menyusul kemudian tiga unit mobil pemadam dari Kabupaten Tegal dan satu unit mobil pemadam dari Kabupaten Brebes.
Total ada delapan mobil pemadam yang diterjunkan untuk menjinakan kobaran api agar tak merembet ke bangunan toko lainnya, yang lokasinya berimpitan. ”Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 23.00,” terang Kapolres Tegal Kota.

Berdasarkan keterangan pemilik toko dan perhitungan penyidik yang melakukan olah TKP, kerugian diperkirakan mencapai lebih dari Rp 1.000.000.000. Terdiri atas bangunan dan barang-barang dagangan.

(Rio Toepra/ Red2)

BERITA LAINNYA