Take a fresh look at your lifestyle.

Kasus SKL Palsu, Pelawak Nurul Qomar Dituntut 3 Tahun Penjara

140

BREBES – Pelawak kondang, Nurul Qomar yang menjadi terdakwa kasus Surat Keterangan Lulus (SKL) palsu, dituntut 3 tahun penjara. Tuntutan itu dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang lanjutan SKL palsu di Pengadilan Negeri (PN) Brebes, Senin siang (30/9).

Dalam sidang itu Nurul Qomar hadir dengan didampingi tim kuasa hukumnya. Sidang digelar di ruang persidangan Cendana PN Brebes dan terbuka untuk umum.

Sementara Bachtiar Ihsan selaku JPU mengatakan, jika tuntutan 3 tahun penjara diberikan kepada terdakwa, karena ada beberapa hal yang memberatkan selama proses persidangan berlangsung. Di antaranya, terdakwa tidak mengakui perbuatannya. Kemudian, akibat perbuatannya terdakwa itu telah mencoreng dunia pendidikan. “Sedangkan hal yang meringankan terdakwa, karena terdakwa tidak pernah di pidana dan menjadi tulang punggung keluarga,” ujarnya.

Menanggapi tuntutan itu, Nurul Qomar melalui Kuasa Hukumnya, Furqon Nurjaman mengatakan, terdakwa dan pihaknya keberatan atas tuntutan JPU tersebut. Untuk itu, pihaknya selaku kuasa hukum akan melakukan pembelaan pada sidang berikutnya yang akan digelar pekan depan. “Atas tuntutan ini, kami sampaikan bantahan-bantahan untuk pembelaan dalam sidang minggu depan,” ujarnya usai persidangan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Nurul Qomar dimejahijaukan karena diduga melakukan pemalsuan SKL untuk proses rekrutmen rektor di Universitas Muhadi Setiabudi (Umus) Brebes tahun 2016 lalu. Tindakan itu kemudian dilaporkan pihak yayasan ke polisi dan kasusnya hingga kini dalam proses persidangan di PN Brebes.

(Setiawan-red2)

BERITA LAINNYA