Take a fresh look at your lifestyle.

Kasus Korupsi, Kejari Eksekusi Pejabat Pemkab Brebes Non Aktif

179

BREBES – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Brebes melakukan eksekusi terhadap Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Brebes non aktif, Tandi Api (55), Rabu (20/8), atas kasus dugaan korupsi penyalahgunaan dan pemanfaatan bantuan alat berat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun 2016 lalu. Eksekusi dilakukan Kejari Brebes menyusul telah diterimanya salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) RI.

Dalam putusan itu, MA mengabulkan permohonan kasasi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Brebes atas perkara tindak pidana korupsi dengan terdakwa Tandi Api yang juga warga Gandasuli Kelurahan Brebes.  “Ya memang benar eksekusi dilakukan hari ini. Sesuai amar putusan kasasi MA, yang menyatakan terdakwa Tandi Api terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” ucap Kepala Kejaksaan Negeri Brebes, Edy Hartoyo melalui Kasi Intelejen, Hardiansyah, kemarin.

Atas putusan kasasi itu, lanjut dia, MA menjatuhkan pidana kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta/ Dengan ketentuan, apabila denda tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama enam bulan. Putusan kasasi MA tersebut lebih berat dari putusan sebelumnya di tingkat pengadilan di bawahnya ataupun tuntutan JPU dalam sidang pidana Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Semarang. Pada putusan Pengadilan Tipikor Semarang sebelumnya, bernomor 51/Pid.Sus-TPK/2018/ PN, terdakwa divonis bersalah dan dihukum 2,6 tahun penjara. Putusan itu lebih rendah dibanding tuntutan JPU selama 3,6 tahun penjara.

“Sebelumnya terdakwa ini berada dalam tahanan Rumah Tahanan Negara (Rutan) sejak tanggal 24 Mei 2018 sampai dengan tanggal 22 Desember 2018 lalu. Atas amar putusan pidana 4 tahun penjara ini akan dikurangi masa tahanan yang sudah dijalani terdakwa,” terangnya.

Selain itu, sambung dia, dalam amar putusan kasasi MA juga menetapkan sejumlah barang bukti berupa, satu unit Ecavator merek Komatsu PC-130F-7, Dikembalikan kepada Kuasa Pengguna Barang Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI Tahun 2016. Kemudian, bukti-bukti berupa dokumen lain. “Tadi, terdakwa datang langsung ke Kejari diantar keluarganya. Kemudian, langsung kami bawa ke Lapas Kedungpane Semarang,” pungkasnya.

(Setiawan/red2)

BERITA LAINNYA