Take a fresh look at your lifestyle.

Kasus Desa Dominasi Aduan Masyarakat ke Inspektorat

164

SLAWI –  Inspektorat Kabupaten Tegal berhasil menyelesaikan 49 kasus yang sebagian dilaporkan masyarakat selama tahun 2019. Dari jumlah itu, kasus didominasi tentang dugaan penyalahgunaan wewenang desa, dan dugaan penyalahgunaan wewenang Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Tegal.

 

“Sebanyak 49 kasus dilaporkan ke Inspektorat. Hampir semua aduan sudah diselesaikan,” kata Inspektur Kabupaten Tegal, Aribawa, baru-baru ini.

 

Dikatakan, aduan yang terjadi selama tahun 2019, yakni penyalahgunaan wewenang desa sebanyak 24 kasus, penyalahgunaan non desa 9 kasus, asusila 1, indispliner 1, kehilangan aset 1, dan lain-lain sebanyak 13 kasus.

 

“Lain-lain itu antara lain pemeriksaan RKD dan pemeriksaan rekom daftar hitam dari OPD. Jumlah total sebanyak 49 kasus,” kata Aribawa, kemarin.

 

Dijelaskan, untuk penyalahgunaan wewenangan non desa pelakunya adalah ASN. Termasuk dengan asusila, indispliner dan kehilangan aset. Kendati demikian, pihaknya enggan menyebutkan nama-nama pelaku tersebut. Ia menegaskan, hampir semua kasus itu mendasari aduan dari masyarakat.

 

“Setiap tahun aduan dari masyarakat berangsur turun,” ungkapnya. (Wiwit/red03)

BERITA LAINNYA