Take a fresh look at your lifestyle.

Karang Taruna Kaligayam Manfaatkan Sungai Untuk Budidaya Ikan

73

SLAWI, smpantura.com – Dalam situasi pandemi, para pemuda Karang Taruna di Desa Kaligayam, Kecamatan Talang,Kabupaten Tegal, berinovasi melakukan budidaya ikan nila. Mereka memanfaatkan saluran air limpasan Sungai Gung sepanjang 100 meter di desa tersebut. Tak hanya itu, mereka juga menata lahan di sepanjang saluran tersebut menjadikan tampilan saluran ini semakin menarik.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal Widodo Joko Mulyono bersama sejumlah unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Talang berkesempatan menebarkan benih ikan nila pada Jumat (26/3) pagi.

Joko mengapresiasi inisiatif pemuda Karang Taruna Desa Kaligayam yang mampu memanfaatkan potensi aliran sungai ini menjadi tempat budidaya ikan air tawar. Ide kreatir ini tentu bisa menjadi contoh bagi komunitas pemuda desa lainnya.

Pemuda Karang Taruna, lanjutnya, harus menjadi pelopor inovasi desa, mendorong kreatifitas generasi muda untuk memanfaatkan potensi dan menangkap peluang yang ada demi kemajuan bersama

“Situasi pandemi ini kiranya bisa kita jadikan momentum untuk berinovasi dan berkolaborasi mencari terobosan dan jalan keluar. Ini ada contoh baik dari pemuda Karang Taruna yang bisa mengonversi kondisi krisis ekonomi menjadi satu kesempatan baik,”ungkapnya.

Joko menyebutkan, Karang Taruna tidak saja aktif sebagai motor penggerak kegiatan sosial kemasyarakatan, tapi sekaligus juga agen perubahan di berbagai sektor kehidupan di lingkungannya, termasuk ekonomi kerakyatan di masa sulit ini.

Sementara itu, Ketua Karang Taruna Desa Kaligayam, Irfan Winanda Pratama mengatakan, sedikitnya 5.000 benih ikan nila merah yang ditabur pada kesempatan ini. Bibit ikan tersebut berasal dari swadaya anggota Karang Taruna Desa Kaligayam yang bekerja sama dengan Karang Taruna Kabupaten Tegal.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih saya sampaikan kepada jajaran Pemkab Tegal, Karang Taruna Kabupaten Tegal, Pemerintah Desa Kaligayam dan pemangku sumber daya air yang telah memfasilitasi usaha kami ini. Mudah-mudahan, ke depan, akan terjalin kerja sama yang lebih intensif, baik dalam hal pemanfaatan hasil panen ikannya maupun selama masa pemeliharaan ikan ini,” kata Irfan.
Irfan menuturkan, selain bergantung pada pasokan air, keberlangsungan usaha rintisan pemuda Karang Taruna tersebut juga bergantung dengan perilaku warga menjaga kebersihan lingkungan.
Diharapkan warga sekitar tidak membuang sampah dan limbah berbahaya ke dalam saluran air tersebut.

(T04-red)

BERITA LAINNYA