Take a fresh look at your lifestyle.

Kapolda Jateng Kunjungi Korban Banjir di Pekalongan

174
  • Serahkan Bantuan ke Pengungsian

PEKALONGAN – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, bersama Bhayangkari Polda Jawa Tengah, berkunjung ke lokasi banjir di Kota Pekalongan, Selasa (25/2) pukul 12.30 Wib. Dalam kunjungannya tersebut, kapolda hadir didampingi Ketua Bhayangkari Polda Jawa Tengah Yudaningrum Ryko Amelza Dahniel. Kali pertama, kapolda mendatangi warga yang mengungsi di Masjid Al Karomah Tirto. Kedatangan kapolda disambut Wali Kota Pekalongan M Saelany Machfudz, Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez, Dandim 0710/Pekalongan Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, unsur Muspida Kota Pekalongan lainnya, serta ratusan pengungsi.

Di lokasi pengungsian, Bhayangkari Polda Jawa Tengah, menyerahkan bantuan sejumlah bingkisan yang berisi makanan siap saji dan kebutuhan lain di pengungsian. Bahkan, kapolda menyempatkan diri bercengkrama dengan anak-anak di pengungsian. Usai dari lokasi pengungsian, kapolda bersama rombongan, meninjau langsung lokasi banjir di perkampungan Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, yang kampungnya masih tergenang banjir. Disana, kapolda dengan menaiki perahu menyusuri sudut perkampungan yang banjirnya belum surut. Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel menyatakan, kedatangannya untuk berkunjung langsung ke warga terdampak banjir. Dikatakan, usai meninjau di lapangan, kata dia, sedimentasi Sungai Bremi diketahui sudah sangat tinggi, sehingga airnya meluap ke perkampungan jika hujan deras.

Disamping itu, lanjut dia, muara sungai terdapat tanaman pengganggu maupun sampah, sehingga sungai menjadi meluap dan lebih dari 155 rumah terendam banjir. “Ini harus dicarikan solusi yang tepat, dengan cara revitalisasi sungai dan pembuatan tanggul.  Insya Allah, kita akan bersinergi dengan Pemprov Jateng, Kodam V/Diponegoro, termasuk Pemkot Pekalongan, untuk bersama-sama merealisasikan hal dimaksud,” tutur kapolda. Sementara, pihaknya menghimbau kepada warga terdampak banjir, untuk mengungsi sementara di tempat yang aman, dan disana juga sudah ada posko kesehatan. Kemudian, rumah yang ditinggalkan, TNI/Polri siap akan menjaga. “Jika melihat cuaca, ke depan curah hujan masih terjadi, sehingga tidak menutup kemungkinan air akan kembali meluap perkampungan. Syukur alhamdulillah, jangan sampai ada korban, lebih baik mencegah,” tegasnya.

Pihaknya mengapresiasi, upaya Pemkot Pekalongan, TNI, SAR, Tagana, BPBD dan para relawan yang telah membantu penanganan banjir. Itu sebagai bentuk solidaritas, dan bentuk gotong-royong untuk membantu saudara kita yang terdampak akibat banjir. “Maka, kedatangan kami kesini, untuk memastikan, segala sesuatunya berjalan dengan baik, termasuk Operasi Kemanusiaan harus berjalan dengan baik pula,” pungkasnya. (Kuswandi/Red)

BERITA LAINNYA