Take a fresh look at your lifestyle.

Kapolda Cek Vaksinasi di Kabupaten Tegal

33

SLAWI,smpantura.com – Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs Ahmad Luthfi SH SST MK menunjau vaksinasi di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal, Rabu (16/6). Dalam kunjungannya itu, Kapolda akan menggerakan pasukannya bersama Kodam IV Diponegoro ke desa-desa yang berstatus zona merah untuk melakukan pengetatan kegiatan masyarakat.

“TNI Polri akan kita gerakkan ke desa-desa zona merah. Kita drop dari Kodam maupun Polda Jateng dalam ikatan regu dan pleton. Brimob maupun Batalyon, kita turunkan untuk melakukan pengetatan kegiatan masyarakat dengan pasukan, sehingga diharapkan dalam dua minggu ke depan, desa yang zona merah diketatkan akan jadi hijau kembali,” kata Kapolda Lutfi di sela-sela kunjungannya di Pendapa Amangkurat Pemkab Tegal.

Dikatakan, vaksinasi di wilayah Kabupaten Tegal dinilai berjalan sangat luar biasa. Hal itu mengindikasikan kekebalan tubuh secara komunal meningkat. Namun demikian, kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sekitar 400 kasus, harus disikapi Forkompimda dengan merapatkan barisan agar penyebarannya tidam semakin meluas. Pihaknya sudah melakukan pengecekan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM) skala mikro yang merupakan basis deteksi dini di kampung-kampung.

“Pengefektifan PPKM mikro nanti bisa menjawab penyebaran di wilayah kita. Kami menghimbau kepada tokoh masyarakat bahwa untuk benar-benar menyosialisasikan pencegahan Covid-19,” pinta Kapolda.

Ditambahkan, secara umum Jateng mengalami kenaikan akibat operasi ketupat candi atau mudik Lebaran kemarin. Implikasi mudik 2 minggu, membuat kasus Covid-19 meningkat. Padahal, pihaknya sudah mengantisipasi seluruh kota/ kabupaten di Jateng untuk menyiapkan tempat tidur di rumah sakit, isolasi terpusat, tenaga kesehatan, bahkan persiapan vaksinasi pun sudah disiapkan.

“Artinya dengan kenaikan ini penetrasi wilayah juga siap,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA