Take a fresh look at your lifestyle.

Kampung Pesantren Gang Rojul Gelar Haflah Akhirussanah

37

PEKALONGAN- Kampung Pesantren Gang Rojul Buaran, Kota Pekalongan menggelar acara Haflah Akhirussanah Khotmil Qur’an dan Imtihan, di Mushola Al Hamzah, Kamis malam (8/4).

Acara berlangsung meriah diikuti ratusan warga dan diisi berbagai kegiatan. Seperti pembacaan puisi serta penampilan hafalan kitab aqidatul awam, tasrifan, dan kitab amriti.

Selain itu, ada juga penyerahan piagam penghargaan kepada santriwan dan santriwati yang telah selesai hafalan kitab-kitab tersebut dan penyerahan door prize.

Kegiatan juga diisi pengajian oleh KH Abdul Hakim Suudi dari Pekalongan.

Ketua panitia kegiatan Haflah Akhirussanah Ustadz Irfan mengatakan, haflah akhirussanah merupakan penutup semua pengajian menjelang bulan suci Ramadhan, baik pengajian pagi maupun ba’da maghrib.

” Kami bersyukur kegiatan haflah akhirussanah alhamdulillah berjalan lancar. Kampung pesantren Gang Rojul telah melaksanakan dua atau tiga kali kegiatan seperti ini. Mohon dukungan agar kampung pesantren bisa bertambah maju dan ramai. Harapannya, anak-anak di sekitar Gang Rojul bisa dititipkan di kampung pesantren,” katanya.

Pengasuh Kampung Pesantren Gang Rojul Ustadz Yusuf Masrur mengatakan, pihaknya sangat bergembira dengan antusiasme warga Gang Rojul dan sekitarnya dengan acara haflah akhirussanah.

Menurut Yusuf, kampung pesantren berbeda dengan pondok pesantren. Kalau di pondok pesantren itu ada asrama, sementara kalau kampung pesantren tidak ada asrama, tapi memasukan tradisi-tradisi di pesantren di tengah masyarakat.

” Dengan keberadaan kampung pesantren, anak-anak menjadi terwadahi dalam suasana dan sistem pembelajaran yang berkiblat dengan tradisi pesantren,” katanya.

Yusuf menambahkan, kampung pesantren juga diharapkan merangsang orang tua untuk mengajak anak-anaknya agar mengikuti sistem pembelajaran ala pesantren. Kampung pesantren juga ditujukan bisa mencegah kegiatan negatif di kalangan anak-anak dan remaja, termasuk penggunaan handphone yang berlebihan.

‘” Kampung pesantren itu asrama anak-anaknya di rumah sendiri. Tapi mereka mengikuti sistem pembelajaran seperti di pondok pesantren. Saya mohon doanya agar kampung pesantren bisa semakin maju dan masyarakat juga antusias agar kampung pesantren bisa terus terwujud di Gang Rojul,” katanya.

Rois Syuriah NU Ranting Buaran Kyai Saifudin mengapresiasi keberadaan kampung pesantren di Gang Rojul. Pasalnya, di tengah kampung, ada komunitas yang menghidupkan tradisi-tradisi pesantren. Dirinya berharap kampung pesantren bisa melahirkan generasi sholeh dan sholehah.

” Dengan kampung pesantren diharapkan bisa mewujudkan tradisi dan suasana pesantren di sekitar masyarakat Gang Rojul.
Kami berharap keberadaan kampung pesantren bisa terus eksis dan jumlah santri dan santriwatinya semakin bertambah ke depan,” katanya. (*)

BERITA LAINNYA