Take a fresh look at your lifestyle.

Kakek 70 Tahun Cabuli Anak Dibawah Umur

-Korban Diiming-Imingi Uang Rp 2.000 dan Mainan

111

SLAWI – Tindak kekerasan terhadap anak masih saja  terjadi di Kabupaten Tegal. Seorang anak perempuan berusia enam tahun menjadi  korban pencabulan seorang pria berusia lanjut, yang merupakan tetangganya.

Korban, seorang anak berusia 6 tahun mendapat perlakuan tidak senonoh di dalam kamar tersangka, Rano (70) .  Tersangka yang merupakan warga  Desa Sidaharja, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal, saat ini telah diamakan di Mapolres Tegal, setelah dilaporka oleh orangtua korban.

Kakek yang mengaku memiliki tiga anak dan sepuluh orang cucu ini, mengakui perbuatan tak senonoh yang dilakukannya. Ia membujuk korban dengan memberikan uang Rp 2.000 dan mengiming-imingi membuatkan mainan Otok-otok.

Kapolres Tegal, AKBP Muhammad Iqbal Simatupang dalam konferensi pers, Senin (10/8) menyampaikan, peristiwa itu berawal pada 9 Juli 2020 sekitar pukul 10.00, saat korban sedang bermain bersama tiga orang temannya di dekat rumah tersangka.

Tiba-tiba tersangka keluar dari rumah dan memanggil korban untuk mendekat. Setelah  menghampiri tersangka, tersangka mengatakan akan memberikan satu lembar uang kertas pecahan Rp 2.000 dan membuatkan mainan dari kayu (Otok-otok).

Korban pun masuk ke dalam rumah tersangka, namun  tersangka melarang teman-teman korban ikut masuk ke rumahnya, sehingga tetap berada di luar rumah.

Aksi bejat itu diketahui oleh orangtua korban yang saat itu melintas di rumah

“Melihat anaknya  tidak bermain bersama rekan-rekannya, orangtuanya menanyakan keberadaan anaknya. Begitu ditanya, rekan-rekannya menjawab anaknya berada di rumah pelaku (R),”sebutnya.

Saat orangtua korban masuk ke rumah tersangka, dia melihat tersangka bersama anaknya . Oleh orangtuanya, korban dibawa pulang ke rumah. Di rumah , korban ditanya apa yang telah dilakukan tersangka pada dirinya.  Korban pun menceritakan apa yang telah dialami.

Mengetahui anaknya mendapat tindakan tak senonoh, orangtua korban langsung melaporkan kepada pihak kepolisian. Satreskim Polres Tegal langsung bergerak cepat mengamankan pelaku untuk menghindari amuk massa.

“’Pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak pasal 81 ayat (2) dengan ancaman hukuman sampai  15 tahun ,”jelas Kapolres Tegal. (Sari/Red-06)

 

 

 

BERITA LAINNYA