Take a fresh look at your lifestyle.

Kader Golkar Kabupaten Tegal Diminta Jaga Kondusifitas

84

SLAWI – Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal, M Khuzaeni meminta kepada kadernya untuk tetap jaga kondusifitas. Persoalan yang muncul dalamM kepengurusan DPD bisa diselesaikan secara baik-baik.

“Semuanya bisa diselesaikan dengan baik-baik,” kata M Khuzaeni yang akrab disapa Jeni itu, Senin (13/8).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Tegal itu, menilai persoalan yang muncul karena miskomunikasi. Para kader yang tergabung dalam AMPG diminta secara resmi melakukan komunikasi secara aturan. Pihaknya tidak menginginkan adanya aksi yang membuat suasana semakin memanas.

“Jangan menambah suasana semakin memperkeruh keadaan. Bisa dibicarakan tanpa harus melakukan aksi,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal, Agus Solichin saat ditemukan di gedung DPRD tidak bersedia memberikan keterangan. Pihaknya menunggu intruksi dari DPP.

“Nanti pada saatnya akan diberitahukan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Forum Silaturahmi Alumni Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Tegal menuntut mundur Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Tegal, Agus Solichin di Sekretariat DPD Partai Golkar setempat, Jumat (28/8). Ketua DPD tersebut diduga telah melanggar AD/ART Partai Golkar. Pelanggaran yang dilakukan Agus Solichin, diantaranya komposisi personalia DPD Partai Golkar asal tunjuk tanpa adanya melihat karir politik, potensi, prestasi, senioritas dan kemampuan kecakapan untuk posisi kepengurusan yang akan diisi dan sealama ini lebih banyak mereka tidak pernah mengikuti rapat-rapat baik pleno maupun rapat lain. Dampaknya pengurus yang ada tidak mampu melaksanakan tugas dan kewajiban jabatan karena tidak memiliki kemampuan. Selain itu, pengelolaan keuangan partai yang tidak transparan oleh bendahara maupun ketua DPD yang banyak dianggap dikelola ketua sendiri. Pelibatan staf kantor DPD pun sama sekali tidak dilakukan sebagaimana kepengurusan sebelumnya dalam membantu mencatat, menginventaris dan melaksanakan kegiatan keuangan. (Wiwit-red03) 

BERITA LAINNYA