Take a fresh look at your lifestyle.

Kader Banteng Moncong Putih Kota Pekalongan Gelar Aksi

269
  • Terkait Insiden Pembakaran Bendera PDI Perjuangan

PEKALONGAN – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPC PDI Perjuangan) Kota Pekalongan, menggelar aksi damai dalam rangka menyampaikan pernyataan sikap terkait tindakan arogan yang dilakukan oleh sekelompok oknum dengan membakar bendera PDI Perjuangan, dalam aksi di Jakarta 24 Juni 2020 lalu. Aksi damai dilakukan dengan melakukan longmarch dari markas Kandang Banteng di Jalan Jawa No 64 Kota Pekalongan, menuju ke Mapolres Pekalongan Kota, Sabtu (227/6) siang.

Dalam longmarch, sepanjang perjalanan ratusan kader partai dan simpatisan mengibarkan sejumlah bendera PDI Perjuangan, dan menyanyikan lagu mars PDI Perjuangan. Jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan, dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan Agung Satria Hermawan, beserta pengurus harian lainnya turun langsung mengawal longmarch. Setelah tiba di Mapolres Pekalongan Kota, Agung Satria Hermawan, bersama pengurus harian DPC, Ismet Inonu, Edy Supriyanto, Titi Restuningsih dan Maskur menyampaikan surat dukungan pengusutan insiden pembakaran bendera PDI Perjuangan dalam aksi di Jakarta, beberapa yang lalu ke Ruang SPKT Polres Pekalongan Kota.

Usai menyampaikan surat dukungan pengusutan, kemudian Agung Satria Hermawan, kembali bergabung dengan para kader dan simpatisan yang mengawal di depan Mapolres setempat. Agung Satria Hermawan menyatakan, aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk dukungan penyampaikan aspirasi kepada pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku dan dalang dari semua insiden pembakaran bendera Partai PDI Perjuangan yang terjadi pada saat Aksi di Jakarta.

“Kita bersama datang ke Polres Kota Pekalongan bukan untuk Demo, melainkan menyampaikan aspirasi sebagai simpatisan PDI Perjuangan’,” tegas Agung, sembari memekikan Merdeka, PDI Perjuangan Bersama Rakyat.
Usai semua aspirasi disampaikan secara resmi dan tertulis kepada Kapolres Pekalongan Kota, simpatisan dan barisan dalam satu komando di bubarkan secara tertib, aman dan lancar. Dan kemudian, ratusan kader maupun simpatisan kembali ke Markas Kandang Banteng. (Kuswandi/Red9).

BERITA LAINNYA